JAMBI, bungopos.com— Kualitas udara di Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Data kualitas udara yang ditampilkan pada situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pukul 08.00 WIB, Jumat, 9 Oktober 2026, memperlihatkan indeks kualitas udara kedua wilayah berada pada kategori “Sangat Tidak Sehat”.
Kota Jambi mencatat angka indeks 245,9, sedangkan Muaro Jambi berada pada 235,9. Kedua angka tersebut menempatkan wilayah ini dalam kategori kualitas udara yang memerlukan perhatian serius, terutama karena paparan polusi dapat mengancam kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Angka tersebut bukan sekadar statistik lingkungan. Di balik indeks yang tinggi, terdapat risiko paparan polutan yang dapat memperburuk kondisi kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan dan jantung.
Data yang sama juga memperlihatkan kondisi berbeda di sejumlah kota lain. Musi 2 Palembang mencatat indeks 255,8 dengan kategori “Berbahaya”, sementara Pekanbaru berada pada 142,1 dan Samarinda 138,6, yang keduanya masuk kategori “Tidak Sehat”.
Perbandingan itu memperlihatkan bahwa persoalan kualitas udara tidak hanya menjadi tantangan bagi Jambi. Namun, tingginya indeks di Kota Jambi dan Muaro Jambi menuntut perhatian khusus dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. (***)