KUALA LUMPUR, bungopos.com — Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) memperluas langkah strategis menuju pendidikan tinggi berdaya saing internasional melalui benchmarking akademik ke Fakultas Pendidikan, Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (30/10/2026).
Kunjungan yang melibatkan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMMUBA, ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kurikulum, memperkuat kompetensi lulusan, dan menyelaraskan penyelenggaraan pendidikan dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja serta standar pendidikan global.
Rombongan dipimpin Rektor UMMUBA, Dr. Renda Lestari, M.Ed., bersama Dekan FKIP, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Levandra Balti, M.Hum., serta seluruh dosen program studi tersebut.
Kurikulum Adaptif dan Pembelajaran Berbasis Capaian
Fokus utama benchmarking adalah mempelajari praktik pengembangan dan pengelolaan kurikulum Pendidikan Bahasa Inggris, penerapan Outcome-Based Education (OBE), penguatan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta strategi internasionalisasi pendidikan bahasa Inggris.
Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan lulusan tidak hanya menguasai kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik, profesionalisme, kecakapan digital, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan dunia pendidikan.
Rektor UMMUBA, Dr. Renda Lestari, M.Ed., menegaskan bahwa benchmarking bukan sekadar kunjungan akademik, melainkan bagian dari upaya sistematis untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui pembelajaran dari praktik yang diterapkan perguruan tinggi di tingkat internasional.
Menurutnya, perguruan tinggi perlu terus membuka diri terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat agar kurikulum yang diterapkan tetap relevan dengan tantangan zaman.
“Benchmarking ini bukan sekadar kunjungan akademik, tetapi kesempatan untuk belajar, mengevaluasi, dan mengembangkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Kami berharap pertukaran wawasan dengan Fakultas Pendidikan, Universiti Malaya, memberikan perspektif baru dalam pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan pembelajaran, dunia kerja, perkembangan teknologi, dan standar pendidikan internasional,” ungkapnya.
Menyiapkan Calon Guru Bahasa Inggris untuk Era Digital
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMMUBA, Levandra Balti, M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan ini secara khusus diarahkan untuk memperkuat dan mengembangkan kurikulum agar semakin sesuai dengan kebutuhan calon pendidik bahasa Inggris di era global.
Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari penguatan kompetensi pedagogik dan profesional calon guru, kemampuan komunikasi akademik, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam pembelajaran bahasa, hingga penyelarasan kurikulum dengan pendekatan OBE.
Menurut Levandra, pemahaman terhadap praktik pengembangan kurikulum di perguruan tinggi mitra menjadi modal penting untuk menyusun program pendidikan yang lebih terukur, relevan, dan berorientasi pada hasil pembelajaran.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai bagaimana kurikulum Pendidikan Bahasa Inggris dikembangkan, diimplementasikan, dan dievaluasi. Hasil benchmarking akan menjadi bahan kajian untuk mengidentifikasi praktik baik, mengevaluasi aspek yang masih perlu diperkuat, serta menyusun pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan pendidikan bahasa Inggris saat ini dan masa depan,” jelasnya.
Membuka Peluang Kolaborasi Internasional
Selain penguatan kurikulum, kunjungan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama akademik antara UMMUBA dan Universiti Malaya.
Peluang kolaborasi dapat mencakup pertukaran akademik, peningkatan kapasitas dosen, kuliah tamu, seminar internasional, penelitian bersama, serta berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi dosen dan mahasiswa.
Tindak lanjut benchmarking juga diarahkan pada langkah konkret, mulai dari evaluasi kurikulum yang berjalan, identifikasi praktik terbaik, penyusunan rekomendasi pengembangan, hingga penerapan inovasi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kompetensi lulusan.
Bagi UMMUBA, penguatan kurikulum dan perluasan jejaring akademik internasional merupakan bagian penting dari transformasi pendidikan tinggi. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun global.
Melalui langkah tersebut, UMMUBA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, dan memperluas kolaborasi lintas negara sebagai fondasi menuju perguruan tinggi yang semakin kompetitif. (***)