MUARA BUNGO, bungopos.com — Malam penutupan bazar dan pesta rakyat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kabupaten Bungo berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga memadati Lapangan Eks MTQ Baru Muara Bungo, Sabtu (24/10/2026), untuk menikmati puncak perayaan yang berlangsung meriah, penuh hiburan, dan sarat semangat kebersamaan.
Antusiasme masyarakat sudah terasa sejak sore. Arus kendaraan yang terus mengalir menuju lokasi membuat lalu lintas di sekitar pintu masuk arena semakin padat. Kemacetan pun tak terhindarkan ketika warga berbondong-bondong datang untuk menjadi bagian dari malam puncak perayaan hari jadi Kabupaten Bungo.
Keramaian tersebut tidak hanya melibatkan warga setempat. Masyarakat dari sejumlah kabupaten tetangga turut berdatangan, menjadikan pesta rakyat ini sebagai magnet hiburan yang melampaui batas wilayah Kabupaten Bungo.
Revublik Jadi Magnet, Ribuan Penonton Larut dalam HiburanSuasana semakin membara ketika band ternama ibu kota, Revublik, naik ke panggung. Penampilan grup musik tersebut menjadi salah satu daya tarik utama yang menyedot perhatian pengunjung dan menghidupkan suasana malam penutupan.
Ribuan penonton menikmati hiburan yang disuguhkan, menjadikan lapangan tersebut pusat perayaan yang dipenuhi energi, kegembiraan, dan kebersamaan. Bagi masyarakat, malam itu bukan sekadar penutup rangkaian bazar, melainkan juga kesempatan untuk menikmati hiburan bersama keluarga dan kerabat.
Di tengah kemeriahan panggung, pesta rakyat juga menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai latar belakang. Perayaan hari jadi daerah terasa bukan hanya sebagai agenda seremonial pemerintah, tetapi juga sebagai peristiwa sosial yang mendekatkan warga.
Bupati Dedy Putra Apresiasi Partisipasi MasyarakatDi sela-sela acara penutupan, Bupati Bungo, H. Dedy Putra, hadir secara langsung untuk menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada para pemenang stan pameran terbaik.
Penghargaan diberikan dalam beberapa kategori, meliputi tingkat kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), dan kategori umum. Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan atas partisipasi berbagai pihak dalam menyukseskan pameran pembangunan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-61 Kabupaten Bungo.
Dalam sambutannya, Dedy menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut memeriahkan perayaan hari jadi kabupaten.
“Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bungo yang telah hadir dan berpartisipasi memeriahkan HUT ke-61 ini. Pesta rakyat dan bazar ini bukan sekadar hiburan semata, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan, ajang promosi potensi daerah, serta sarana untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat kita,” ujar Dedy Putra.
Menurutnya, rangkaian perayaan HUT kabupaten memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar hiburan. Kegiatan tersebut membuka ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memberikan kesempatan bagi pelaku usaha dan peserta pameran untuk menjangkau lebih banyak pengunjung.
Dari Panggung Hiburan Menuju Semangat Bungo BaruBupati juga mengingatkan masyarakat agar semangat kebersamaan dan persatuan yang tumbuh selama rangkaian perayaan tidak berhenti ketika panggung hiburan dibongkar dan bazar ditutup.
Ia berharap nilai-nilai tersebut terus dipelihara sebagai modal sosial untuk mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan cita-cita Bungo yang lebih maju.
Malam penutupan pesta rakyat HUT ke-61 Kabupaten Bungo pun menjadi penanda berakhirnya sebuah perayaan yang mempertemukan hiburan, promosi potensi daerah, dan kebersamaan masyarakat dalam satu arena.
Di tengah gemerlap panggung dan riuhnya penonton, pesan yang ingin dibawa pulang tetap sama: kemajuan daerah bukan hanya tentang pembangunan fisik, melainkan juga tentang kemampuan masyarakat untuk menjaga persatuan dan bergerak bersama menuju masa depan. (***)