JAMBI, BungoPos.com – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, S.I.P., menghadiri kuliah umum bertema “Mahasiswa Sadar HAM: Membangun Kampus yang Aman, Inklusif, dan Berkeadilan” di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.500 mahasiswa UIN STS Jambi. Kehadiran Menteri HAM di lingkungan perguruan tinggi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman generasi muda mengenai pentingnya penghormatan dan perlindungan hak asasi manusia.
Dalam kuliah umum tersebut, Natalius Pigai menyampaikan materi mengenai peran negara dan masyarakat dalam menjamin terpenuhinya hak asasi manusia. Ia menegaskan bahwa HAM merupakan hak dasar yang melekat pada setiap manusia sejak lahir sehingga harus dihormati, dilindungi, dan dijaga.
“Hak asasi manusia merupakan tanggung jawab penuh bagi negara,” ujar Natalius.
Ia juga menjelaskan bahwa penerapan nilai-nilai HAM mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari hak sipil, hak ekonomi dan sosial, hingga hak atas pembangunan dan lingkungan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan. Karena itu, partisipasi publik perlu diperhatikan dalam setiap kebijakan yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat.
“Setiap kebijakan dan setiap pembangunan, partisipasi masyarakat adalah yang paling penting,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Natalius turut mengajak mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran HAM serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang mampu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.
“Sepuluh tahun kemudian, semoga kalian menjadi pemimpin di Indonesia,” pesannya kepada mahasiswa.
Sementara itu, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menyambut baik kehadiran Menteri HAM di kampus yang dipimpinnya. Ia menyebut kuliah umum tersebut menjadi kesempatan bagi sivitas akademika untuk memperdalam pemahaman mengenai HAM.
“Kehadiran Menteri ini menjadi momentum yang bermakna untuk pemahaman mengenai HAM di sivitas akademika,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kasful Anwar juga menyampaikan perkembangan UIN STS Jambi, termasuk pencapaiannya sebagai salah satu dari 10 besar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia.
Ia berharap, pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi.
“Kita berharap UIN dapat memberikan kontribusi lebih bagi masyarakat Jambi khususnya,” tuturnya.
Kasful Anwar juga mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran Menteri HAM di UIN STS Jambi. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen perguruan tinggi dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan di lingkungan kampus.
“Kehadiran Bapak Menteri HAM ini merupakan kebanggaan yang luar biasa bagi kami,” pungkasnya.(*)