KOLABORASI : Komitmen madrasah se kabupaten Tebo untuk berkolaborasi dalam rangka mendukung prestasi siswa

Ketika Prestasi Siswa Menjadi Tanggung Jawab Bersama, Madrasah Tebo Perkuat Kolaborasi

TEBO, bungopos.com — Upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Tebo tidak berhenti pada ruang kelas. Para kepala madrasah mulai menyatukan langkah melalui Forum Komunikasi Kepala Madrasah (FKKM) Kabupaten Tebo, yang digelar di MTsN 6 Tebo.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala MTsN 5 Tebo, Zainal Aripin, bersama para kepala madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tebo. Forum menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi, bertukar informasi, sekaligus menyusun langkah bersama menghadapi agenda pendidikan madrasah di tingkat Provinsi Jambi.

Salah satu agenda utama adalah pembinaan dan arahan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tebo. Pembahasan diarahkan pada penguatan tata kelola serta peningkatan kualitas pengelolaan madrasah agar mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin baik kepada peserta didik.

Namun, pertemuan tidak hanya berbicara tentang pengelolaan internal. Prestasi peserta didik menjadi salah satu fokus penting dalam agenda FKKM kali ini.

OMI dan KOMPAS Menjadi Perhatian

Para kepala madrasah mematangkan persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Jambi. Koordinasi dilakukan untuk memastikan siswa yang akan mewakili Kabupaten Tebo memiliki persiapan yang memadai sebelum berkompetisi di tingkat provinsi.

Persiapan juga dilakukan untuk menghadapi KOMPAS MADRASAH tingkat Provinsi Jambi. Agenda tersebut membutuhkan kesiapan tidak hanya dari peserta, tetapi juga guru pendamping, pembinaan, hingga berbagai kebutuhan teknis selama perlombaan.

Bagi madrasah, kompetisi bukan semata tentang mengejar piala. Ajang tersebut menjadi ruang bagi peserta didik untuk menguji kemampuan, membangun kepercayaan diri, sekaligus membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas.

Kepala MTsN 5 Tebo, Zainal Aripin, menilai keberadaan FKKM penting untuk memastikan setiap madrasah tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Melalui FKKM ini, kita dapat saling berkoordinasi, bertukar informasi, dan memantapkan persiapan berbagai agenda madrasah, khususnya OMI tingkat Provinsi dan KOMPAS MADRASAH tingkat Provinsi Jambi. Semoga seluruh peserta dari Kabupaten Tebo dapat memberikan prestasi terbaik,” ujarnya.

Dari Koordinasi Menuju Prestasi

Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Namun di balik suasana tersebut, terdapat agenda yang lebih besar: menyatukan kekuatan madrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa Kabupaten Tebo.

Kolaborasi antarmadrasah menjadi semakin penting ketika tantangan pendidikan tidak lagi dapat diselesaikan oleh satu lembaga secara sendiri. Pertukaran pengalaman, informasi, dan strategi dapat menjadi modal untuk memperkuat pembinaan peserta didik.

Hasil pertemuan FKKM diharapkan tidak berhenti sebagai kesepakatan di atas kertas. Koordinasi tersebut menjadi pijakan untuk memastikan peserta OMI dan KOMPAS MADRASAH mendapatkan pembinaan yang optimal sebelum menghadapi kompetisi tingkat Provinsi Jambi.

Pada akhirnya, prestasi madrasah tidak lahir secara tiba-tiba. Ia tumbuh dari pembinaan yang konsisten, kerja sama yang kuat, dan keberanian untuk terus meningkatkan kualitas.

Bagi Kabupaten Tebo, OMI dan KOMPAS MADRASAH bukan sekadar agenda perlombaan. Keduanya menjadi kesempatan untuk menunjukkan sejauh mana madrasah mampu menyiapkan generasi yang berpengetahuan, berkarakter, kompetitif, dan siap membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. (***)

Editor: Arya Abisatya
Sumber: https://mtsn5tebo.mdrsh.id/