EVAKUASI ULAR : Damkar kabupaten Bungo

MAN 1 Bungo Mendadak Mencekam! Ular Nyelonong Masuk Laboratorium, Damkar Sigap

MUARA BUNGO, bungopos.com — Laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) MAN 1 Bungo mendadak menjadi lokasi yang tak biasa. Seekor ular ditemukan masuk ke dalam ruangan yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas pembelajaran siswa.

Keberadaan ular itu membuat warga madrasah waspada. Bukan hanya karena berpotensi mengganggu kegiatan belajar, tetapi juga menyangkut keselamatan siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang beraktivitas di dalam lingkungan laboratorium.

Laporan pun segera disampaikan kepada Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bungo.

Tanpa menunggu lama, petugas menuju MAN 1 Bungo dengan membawa peralatan penanganan yang diperlukan. Berbekal pengalaman menghadapi berbagai situasi darurat, petugas melakukan pencarian secara hati-hati di dalam laboratorium.

Setiap sudut diperiksa. Petugas memastikan proses evakuasi tidak membahayakan warga madrasah sekaligus menghindari tindakan yang dapat melukai satwa tersebut.

Setelah melalui proses pencarian, ular akhirnya berhasil diamankan.

Evakuasi berlangsung lancar tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan fasilitas laboratorium. Ular kemudian dibawa petugas ke lokasi yang dinilai lebih aman untuk dilepasliarkan sesuai prosedur penanganan satwa liar.

Respons cepat Damkar Kabupaten Bungo mendapat apresiasi dari pihak MAN 1 Bungo. Kehadiran petugas tidak hanya menyelesaikan persoalan, tetapi juga mengembalikan rasa aman bagi siswa, guru, dan seluruh warga madrasah.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa lingkungan sekolah bukan sepenuhnya terbebas dari ancaman satwa liar. Kebersihan, kerapian, dan pemeriksaan lingkungan secara berkala menjadi langkah sederhana tetapi penting untuk mencegah kejadian serupa.

Bagi MAN 1 Bungo, keamanan lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan. Ruang belajar yang aman memungkinkan siswa berkonsentrasi tanpa gangguan, sementara guru dapat menjalankan aktivitas pembelajaran dengan lebih tenang.

Setelah ular berhasil dievakuasi dan kondisi dinyatakan aman, aktivitas di Laboratorium TIK kembali normal. Kegiatan belajar mengajar pun berjalan seperti biasa.

Dari seekor ular yang menyusup ke ruang belajar, muncul satu pesan penting: keselamatan sekolah bukan hanya tentang bangunan dan fasilitas, tetapi juga tentang kesiapsiagaan menghadapi hal-hal tak terduga. (***)

Editor: Arya Abisatya
Sumber: https://man1bungo.mdrsh.id/