MASIH SEDIKIT : Jumlah perempuan Jambi yang duduki kursi manajemen

Perempuan Jambi Masih Kalah Bersaing dengan Lelaki Duduki Kursi Manajemen

JAMBI, bungopos.com - Ada sebuah angka yang tampak sederhana di layar statistik Badan Pusat Statistik, tetapi menyimpan cerita besar tentang perubahan posisi perempuan di dunia kerja: 29,97 persen.

Angka itu adalah proporsi perempuan yang berada di posisi manajerial di Provinsi Jambi pada 2025. Dengan kata lain, dari setiap 100 orang yang berada dalam posisi manajerial, hampir 30 di antaranya adalah perempuan. Data tersebut tercantum dalam tabel statistik BPS mengenai Proporsi perempuan yang berada di posisi managerial menurut provinsi.

Angka 29,97 persen juga menarik karena berada hanya 0,03 poin persentase di bawah 30 persen.

Tetapi ketika Jambi diletakkan dalam peta Sumatra, ceritanya menjadi lebih kompleks.

Sumatera Barat mencatat 45,89 persen, disusul Bengkulu 39,10 persen, Sumatera Utara 39,03 persen, Aceh 35,84 persen, Riau 35,18 persen, Lampung 32,85 persen, dan Sumatera Selatan 30,87 persen.

Jambi berada pada 29,97 persen.

Sementara Kepulauan Bangka Belitung berada di 26,68 persen.

Data tersebut memperlihatkan bahwa Jambi berada di bawah sejumlah provinsi di Sumatra dalam proporsi perempuan yang menempati posisi manajerial. Selisih Jambi dengan Sumatera Barat, misalnya, mencapai 15,92 poin persentase.

Namun angka Jambi juga menunjukkan sesuatu yang penting: perempuan semakin terlihat dalam struktur pengambilan keputusan di dunia kerja.

Posisi manajerial bukan sekadar jabatan. Di dalamnya terdapat fungsi mengelola organisasi, mengambil keputusan, mengarahkan pekerjaan dan menentukan strategi. Karena itu, keberadaan perempuan dalam posisi tersebut menjadi salah satu ukuran yang digunakan dalam membaca kesetaraan gender di dunia kerja.

Yang menarik, angka Jambi hampir menyentuh 30 persen.

Tetapi kata “hampir” dalam statistik tetap memiliki arti.

29,97 persen bukan 30 persen.

Selisihnya memang hanya 0,03 poin persentase, tetapi perbandingan antardaerah menunjukkan bahwa capaian tersebut belum menempatkan Jambi di jajaran teratas Sumatra.

Sumatera Barat bahkan mencatat proporsi perempuan manajer lebih dari 45 persen. Artinya, hampir separuh posisi manajerial di provinsi tersebut ditempati perempuan.

Di Jambi, proporsinya sekitar tiga dari sepuluh.

Perbedaan itu menjadi semakin menarik ketika dibaca dalam konteks pembangunan ekonomi. Semakin banyak perempuan berada dalam posisi pengambilan keputusan, semakin besar pula ruang yang tersedia bagi perempuan untuk memengaruhi arah organisasi, perusahaan, lembaga, maupun institusi tempat mereka bekerja.

Namun data BPS ini tidak dengan sendirinya menjelaskan penyebab perbedaan antarprovinsi. Statistik tersebut menunjukkan besaran proporsi, bukan alasan mengapa satu provinsi lebih tinggi atau lebih rendah daripada provinsi lainnya.

Karena itu, angka 29,97 persen sebaiknya dibaca secara proporsional: Jambi telah mencapai hampir tiga puluh persen, tetapi masih memiliki jarak dengan provinsi-provinsi yang mencatat capaian lebih tinggi. (***)

Editor: Arya Abisatya
Sumber: https://www.bps.go.id/id/statistics-table