MUARA BULIAN, bungopos.com – Pagi Kamis (30/7) sekitar pukul 09.00 WIB, di sudut ruang pertemuan Kantor Camat Maro Sebo Ilir (MSI), seorang nenek tampak tersenyum haru dengan mata yang berkaca-kaca sambil menatap paket sembako yang memenuhi bagian depan ruangan. Sementara di sudut ruangan yang sama, juga tampak seorang ibu paru baya duduk di kursi sambil memeluk anaknya yang sedang berjuang melawan stunting. Ronah bahagia tampak dari wajah-wajah mereka. Maklum, Baznas Kabupaten Batang Hari hadir menyerahkan paket sembako untuk mereka. Bantuan itu membawa pesan bahwa mereka tidak sendiri, tapi banyak tangan-tangan yang peduli.
Mungkin pemandangan yang sama hadir pada hari yang berbeda-beda di ruang-ruang pertemuan kantor Camat se Kabupaten Batang Hari. Pasalnya, sejak Senin (27/7), Baznas Batang Hari telah memberikan bantuan sembako sebanyak sebanyak 110 paket kepada para lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Dan juga menyerahkan 70 paket bantuan yang diberikan kepada keluarga yang memiliki anak berisiko stunting.
Saat penyerahan bantuan Kamis, Camat Maro Sebo Ilir yang diwakili oleh Plt. Kasi Kesejahteraan Sosial Ema Suliati, S.E mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Baznas ini. Dia mengharapkan paket bantuan tersebut bisa meringankan beban para lansia dan juga ibu-ibu yang anaknya berisiko stunting.
''Saya mengharapkan Sembako ini dapat bermanfaat untuk bapak ibu semua,'' ujarnya pada acara yang dihadiri Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Batang Hari, Mohd Haramen, S.E, M.E.Sy, Penyuluh KB, dan Tenaga Dakwah Baznas Kecamatan Maro Sebo Ilir, yakni Ustadz Ahmadi dan Ustadz Mursalim itu.
Sementara itu, Mohd Haramen dihadapan para penerima manfaat, meminta agar mereka mengajak sanak keluarga dan orang-orang kaya disekitar mereka untuk berzakat melalui Baznas. Mohd Haramen meyakini semakin besar partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui Baznas, semakin luas pula jangkauan manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai pelosok Kabupaten Batang Hari.
''Baznas terus berkomitmen mengelola dana ZIS secara profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga kepercayaan masyarakat terus terjaga,'' tegasnya.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Ahmadi, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para mustahik.
Ketua Baznas Kabupaten Batang Hari, H. Muslim, M.Sy dibeberapa kesempatan menegaskan bahwa setiap program pendistribusian zakat harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak yang menghadapi risiko stunting.
"Kami ingin memastikan bahwa zakat yang ditunaikan oleh para muzakki benar-benar menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung. Para lansia harus tetap dapat menjalani hari tua dengan layak dan bermartabat. Begitu pula anak-anak yang sedang menghadapi risiko stunting, mereka berhak memperoleh kesempatan untuk tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Inilah hakikat zakat, menghadirkan kasih sayang, menguatkan sesama, dan menyalakan harapan bagi mereka yang membutuhkan," ujar H. Muslim.
Menurutnya, zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu mempersempit kesenjangan, memperkuat solidaritas umat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat penurunan angka stunting.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Batang Hari. Kepercayaan yang diberikan menjadi kekuatan bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Setiap paket bantuan yang diterima adalah bukti bahwa zakat mampu mengubah kepedulian menjadi aksi nyata, mengubah doa menjadi harapan, dan mengubah kepedihan menjadi senyuman. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, meluaskan rezeki, serta membalas setiap kebaikan para muzakki dengan pahala yang berlipat ganda," ungkapnya.
Inilah wajah zakat yang sesungguhnya. Ia tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menghidupkan harapan, menjaga martabat para lansia, menyelamatkan generasi dari ancaman stunting, dan membangun masa depan Kabupaten Batang Hari yang lebih sehat, lebih sejahtera, dan lebih berkeadilan. (***)