MUARA BUNGO, bungopos.com – Di tengah persaingan ketat antarperguruan tinggi terbaik di Provinsi Jambi, Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) kembali menunjukkan bahwa kampus daerah mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing tinggi. Melalui ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi Jambi 2026, mahasiswa UMMUBA berhasil membawa pulang sejumlah prestasi membanggakan yang menjadi bukti nyata kualitas pembinaan talenta seni di lingkungan kampus.
Mengusung tema "PEKSIMIDA Jambi Bergerak, Seni Melayu Berdampak", kompetisi bergengsi tersebut berlangsung pada 22–26 Juli 2026 dengan Universitas Jambi sebagai tuan rumah. Berdasarkan keputusan Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Jambi, ajang ini diikuti oleh 11 perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Provinsi Jambi yang mengirimkan mahasiswa terbaik mereka untuk berkompetisi dalam berbagai cabang seni.
Lebih dari sekadar perlombaan, PEKSIMIDA menjadi ruang lahirnya ide, ekspresi, dan kreativitas mahasiswa sekaligus menjadi panggung pelestarian seni budaya Melayu di tengah derasnya arus globalisasi. Di sinilah bakat diuji, karakter dibentuk, dan semangat berkarya dipupuk untuk melahirkan insan muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya akan nilai budaya.
Dalam kompetisi tersebut, kontingen UMMUBA tampil penuh percaya diri dan berhasil menorehkan prestasi pada empat cabang lomba, yakni:
Prestasi ini menjadi sinyal positif bahwa mahasiswa UMMUBA mampu bersaing secara kompetitif dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Jambi. Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan potensi nonakademik di UMMUBA berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan yang berorientasi pada pembentukan mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan berkarakter.
Keikutsertaan UMMUBA dalam PEKSIMIDA juga merupakan bagian dari komitmen universitas untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan di bidang seni. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kampus ingin mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan budaya, kemampuan berekspresi, serta keberanian untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Kepala Bagian Kemahasiswaan UMMUBA, Muhammad Dwi Kurniadi, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing, serta tim pendamping yang telah bekerja keras mengharumkan nama universitas.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian yang diraih mahasiswa UMMUBA pada PEKSIMIDA 2026. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, latihan yang konsisten, serta kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan para pembimbing. Ke depan, kami akan mempersiapkan mahasiswa secara lebih matang agar mampu mengikuti seluruh cabang lomba dengan pembinaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Kami optimistis UMMUBA dapat meraih prestasi yang lebih tinggi, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat nasional," ungkapnya.
Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi UMMUBA untuk terus memperkuat budaya prestasi di lingkungan kampus. Setiap penghargaan yang diraih bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan cerminan dari dedikasi, kreativitas, dan semangat pantang menyerah mahasiswa dalam mengembangkan potensi terbaiknya.
Bagi UMMUBA, seni bukan hanya tentang pertunjukan. Seni adalah bahasa peradaban yang menyatukan kreativitas, budaya, dan karakter. Melalui prestasi di PEKSIMIDA 2026, UMMUBA kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang tidak hanya melahirkan lulusan berkualitas, tetapi juga membentuk generasi muda yang mampu menjaga warisan budaya, menciptakan karya yang bermakna, dan membawa nama baik daerah hingga ke panggung nasional. (***)