JAMBI, BungoPos.com - Proyek FINCAPES (Flood Impacts, Carbon Pricing, and Ecosystem Sustainability) membuka kesempatan bagi individu maupun lembaga yang memenuhi persyaratan untuk mengajukan proposal pembangunan serta pemantauan (monitoring) sekat kanal di Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.
Program ini merupakan kolaborasi antara University of Waterloo yang didukung pendanaan Global Affairs Canada dan IPB University melalui IPB Centre for Applied Research in Nature-based Solutions (I-CAN).
Inisiatif tersebut bertujuan mempercepat penerapan Nature-based Solutions (NbS) sebagai pendekatan berbasis alam dalam restorasi dan konservasi ekosistem gambut yang mengalami degradasi.
Kegiatan restorasi akan dilaksanakan pada lahan seluas 47 hektare yang terbagi dalam dua zona, yakni Blok 1 berupa semak belukar (shrubs) dan Blok 2 berupa kawasan agroforestri (agroforestry).
Meski kedua kawasan tersebut telah memiliki jaringan kanal, infrastruktur pembasahan kembali gambut belum tersedia. Kondisi ini menyebabkan lahan mengalami kekeringan saat musim kemarau sehingga meningkatkan risiko kebakaran.
Melalui pembangunan sekat kanal, proyek ini diharapkan mampu memulihkan fungsi hidrologi gambut dengan meningkatkan muka air tanah dan membasahi kembali lahan yang telah terdegradasi. Selain itu, pembangunan sekat kanal juga ditujukan untuk mengurangi risiko kebakaran, mencegah degradasi gambut serta penurunan permukaan tanah (subsiden), sekaligus mendukung pemulihan vegetasi alami.
Program ini juga menekankan keterlibatan masyarakat setempat melalui pengelolaan tata air secara partisipatif bersama kelompok tani hutan di Desa Sungai Gelam.
Pihak yang terpilih nantinya akan melaksanakan survei lokasi dan penyusunan desain teknis berdasarkan pemetaan jaringan kanal. Selain itu, pelaksana juga bertanggung jawab membangun tiga unit sekat kanal yang terdiri atas satu unit pada kanal utama dan dua unit pada kanal sekunder menggunakan desain semi permanen berbahan kayu lokal yang ramah lingkungan.
Tidak hanya pembangunan, pelaksana juga diwajibkan melakukan monitoring dampak hidrologi selama tiga bulan setelah pembangunan selesai serta menyusun laporan evaluasi kinerja proyek.
Pengajuan proposal terbuka bagi individu maupun lembaga yang memiliki kemampuan dalam pekerjaan teknis restorasi gambut sekaligus pengalaman dalam pemberdayaan masyarakat.
Nilai maksimal proyek mencapai Rp 240 juta, termasuk seluruh pajak yang berlaku di Indonesia. Proposal yang diajukan maksimal 10 halaman, di luar daftar referensi dan profil perusahaan atau lembaga, serta wajib disusun dalam Bahasa Inggris.
Dokumen yang harus dilampirkan meliputi proposal teknis yang memuat rencana kerja dan tahapan pelaksanaan (milestone), proposal keuangan menggunakan template anggaran yang telah disediakan, ringkasan pengalaman kerja yang relevan, curriculum vitae (CV) personel yang akan terlibat, serta tiga referensi profesional.
Seluruh dokumen proposal teknis dan anggaran harus digabungkan ke dalam satu berkas berformat PDF sebelum dikirimkan sesuai ketentuan yang tercantum dalam dokumen Request for Proposal (RFP).
Batas akhir pengajuan proposal ditetapkan pada 14 Juli 2026 pukul 23.59 WIB.
Informasi lebih lengkap bisa Klik Link Berikiut https://fincapesproject.com/updates/news/call-for-proposal-canal-blocking-for-sustainable-peatland-management-jambi-province
(*)