JAMBI, Bungopos.com – Sehari menjelang pelantikan resmi Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi, Sang Ketua terpilih, Hj. Ernawati, S.Ag., M.Pd., memilih melakukan aksi nyata yang menyentuh hati. Alih-alih menggelar rapat formal di hotel mewah, ia memilih “pulang” menyambangi Panti Asuhan Kesejahteraan Anak Jambi pada Kamis sore, 18 Juni 2026.
Kunjungan menjelang waktu Asar tersebut bukan sekadar agenda sosial biasa bagi Ernawati. Lokasi yang didatanginya merupakan salah satu panti asuhan yatim dan dhuafa tertua di Provinsi Jambi yang menyimpan memori mendalam bagi perjalanan hidupnya pribadi.
Nostalgia Masa Lalu Sang Ketua
Mengenakan setelan dan kerudung merah, kedatangan Hj. Ernawati turut didampingi oleh Sekretaris ISMI Jambi Dr. Fahmi Rasid dan Humas ISMI Jambi Muawwin, S.Pd., M.M. Rombongan disambut hangat oleh pimpinan panti, Asnawi, bersama para santri dan pengasuh.
Di hadapan anak-anak panti, Ernawati sempat berbagi kisah masa lalunya. Sebelum sukses menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), ia ternyata pernah bekerja di panti tersebut untuk mengurus, mendidik, dan mendampingi anak-anak asuh dari hari ke hari.
“Saya punya kenangan di tempat ini. Dulu sebelum menjadi PNS, saya pernah bekerja di sini. Saya mengurus anak-anak panti, bermain bersama mereka, dan memahami betul bagaimana kehidupan di panti,” tutur Hj. Ernawati dengan penuh nostalgia.
Ia juga berpesan agar anak-anak panti tidak pernah merasa rendah diri dan tetap gigih dalam mengejar cita-cita besar mereka meski di tengah keterbatasan.
Sejarah Panjang Panti Asuhan Sejak 1962
Pimpinan Panti Asuhan Kesejahteraan Anak Jambi, Asnawi, menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh ISMI Jambi. Dalam kesempatan tersebut, Asnawi membeberkan bahwa panti yang dipimpinnya memiliki nilai historis yang kuat bagi Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Berdiri Sejak 1962: Panti ini merupakan salah satu panti tertua di Provinsi Jambi.
Inisiasi Istri Gubernur Pertama: Pendirian panti ini tidak lepas dari peran dan kepedulian istri Gubernur Jambi pertama, Yusuf Singadekane.
Asnawi berharap dukungan moral maupun material dari para tokoh masyarakat, organisasi, hingga pemerintah daerah dapat terus mengalir demi menunjang fasilitas pendidikan dan operasional harian anak-anak panti.
Komitmen ISMI Jambi: Bergerak dari Ruang Sosial
Kunjungan ini ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa kebutuhan pangan (beras), perlengkapan harian, serta alat-alat tulis untuk menunjang aktivitas sekolah para santri.
Secara terpisah, Sekretaris ISMI Jambi, Dr. Fahmi Rasid, menegaskan bahwa gerakan sarjana Melayu tidak boleh hanya hidup dalam ruang formalitas, seminar, ataupun bangga dengan gelar akademik semata. Pelantikan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026, hanyalah sebuah momentum administratif.
”ISMI Jambi ingin hadir sebagai rumah gagasan sekaligus rumah kepedulian. Sarjana Melayu harus punya ilmu, adab, dan empati sosial,” pungkas Fahmi, diamini oleh Humas ISMI Jambi, Muawwin.(*)