MUARA BUNGO, bungopos.com - Di tengah derasnya arus transformasi digital di dunia pendidikan, madrasah tidak lagi hanya dikenal sebagai tempat menanamkan ilmu agama dan akhlak, tetapi juga terus bergerak mengikuti perkembangan teknologi. Semangat itulah yang terlihat dari langkah MTsN 1 Bungo dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis digital.
Pada Jum'at (15/05), operator Rapor Digital Madrasah (RDM) MTsN 1 Bungo mengikuti kegiatan Sosialisasi Penggunaan Rapor Digital Madrasah jenjang MTs se-Provinsi Jambi yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kompetensi digital madrasah, khususnya dalam pengelolaan data dan administrasi penilaian peserta didik.
Meski dilaksanakan secara virtual, suasana sosialisasi berlangsung penuh antusias. Para operator dari berbagai madrasah tsanawiyah di Provinsi Jambi tampak serius menyimak setiap materi yang disampaikan narasumber. Mereka tidak hanya belajar tentang teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dapat mempermudah pelayanan pendidikan yang lebih cepat, tertib, dan akurat.
Di era digital seperti saat ini, pengelolaan nilai peserta didik tidak lagi dilakukan secara manual. Kehadiran aplikasi RDM menjadi solusi modern yang membantu madrasah dalam mengelola rapor secara sistematis dan terintegrasi. Melalui kegiatan sosialisasi ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pembaruan sistem, fitur-fitur terbaru, hingga langkah sinkronisasi data madrasah.
Yang menarik, kegiatan berlangsung interaktif. Sesi tanya jawab dimanfaatkan para operator untuk berdiskusi mengenai berbagai kendala teknis yang selama ini sering ditemui dalam pengoperasian aplikasi. Dari persoalan sinkronisasi data hingga proses input nilai, semuanya dibahas bersama demi menciptakan sistem administrasi yang lebih baik.
Operator RDM MTsN 1 Bungo, Ridwan, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi seperti ini sangat membantu operator dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan rapor digital.
“Melalui kegiatan ini kami semakin memahami tata cara penggunaan aplikasi RDM dengan baik sehingga proses administrasi penilaian dapat berjalan lebih efektif dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi simbol perubahan cara pandang dunia pendidikan madrasah terhadap teknologi. Digitalisasi bukan lagi sesuatu yang jauh atau rumit, melainkan kebutuhan yang harus dikuasai agar pelayanan pendidikan semakin profesional dan modern.
Komitmen MTsN 1 Bungo dalam mengikuti sosialisasi ini menunjukkan bahwa madrasah terus berbenah dan siap menghadapi tantangan zaman. Dengan pengelolaan data yang lebih baik, proses penilaian yang lebih tertata, serta pemanfaatan teknologi informasi yang optimal, madrasah semakin mampu memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik.
Di balik layar komputer dan ruang virtual Zoom Meeting itu, sesungguhnya sedang tumbuh semangat baru: bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga melalui kesiapan sumber daya manusia dalam menguasai teknologi demi masa depan generasi yang lebih baik. (***)