JAMBI, bungopos.com - Anak-anak sangat menyukai cerita atau dongeng. Mereka mudah tertarik dengan kisah-kisah, baik yang dilihatnya di televisi, atau yang dibacakan oleh orang tua.
Sayangnya, membacakan cerita kepada anak tidak lagi banyak dilirik sebagai upaya untuk menghibur anak. Beberapa orangtua lebih memilih memberikan gadget kepada anak. Alasannya pun beragam, dan sangat bisa dimaklumi. Aktivitas yang padat juga membuat orang tua tidak lagi memiliki energi untuk membacakan cerita.
Padahal membacakan cerita untuk anak banyak manfaatnya, lho. Kita bisa mengandalkan cerita untuk beragam hal, seperti di bawah ini.
Mengembangkan Aspek Kognitif AnakMembacakan cerita memiliki peran yang penting dalam perkembangan kognitif anak. Mendengarkan cerita bermanfaat untuk membantu area di otak yang berfungsi untuk menyimpan memori, serta membantu kemampuan bicara atau bahasa.
Semakin sering anak mendengarkan cerita yang dibacakan orang tua, kosakata yang dimiliki anak akan semakin berkembang, sehingga akan berpengaruh terhadap kecerdasan mereka.
Melatih Imajinasi AnakCerita juga bisa meningkatkan rasa keingintahuan anak, sehingga mereka bisa mengembangkan kemampuan untuk berimajinasi. Kemampuan imajinasi akan memberikan persepsi baru terhadap dunia yang ada di sekeliling anak. Kemampuan berimajinasi pada anak juga yang akan membuat mereka menjadi seseorang yang lebih kreatif di kemudian hari.
Membuka Pikiran Si KecilMembacakan cerita bermanfaat membuka pikiran si kecil. Membacakan cerita dari kebudayaan berbeda akan membuka pikiran si kecil tentang keberagaman yang ada di sekitar. Cerita-cerita tersebut akan membuat anak memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang orang-orang dan masyarakat. Cerita juga menjadi salah satu cara menurunkan tradisi dan sejarah pada generasi selanjutnya.
Menghabiskan Waktu Berkualitas dengan AnakManfaat membacakan cerita bisa dirasakan bagi orang tua dan anak. Membacakan cerita bisa menjadi momen bagi orang tua dan anak untuk menghabiskan waktu yang berkualitas. Ini akan membuat anak memiliki ikatan yang lebih kuat dengan orang tuanya. Mereka akan merasa dicintai, diperhatikan dan akhirnya akan lebih dekat dengan orang tuanya. (***)