MUSLIM : Agama terbesar kedua di Israel

Meski Mayoritas Yahudi, Namun Banyak Masjid di Negara Israel Beroperasi Hingga Kini, Salah Satunya Masjid Peninggalan Turki Usmani

JAMBI, bungopos.com - Masyarakat Israel mayoritas beragama Yahudi dengan persentase 74,2% dari populasi. Selain itu, ada pula agama Islam yang turut dianut oleh masyarakat Israel, dengan persentase 17,8%. Dengan banyaknya penganut agama Islam ini, otomatis membuat masjid - masjid di Negara Israel banyak ditemui dan berfungsi hingga kini. Baik sebagai tempat ibadah, maupun sebagai tempat pendidikan agama. Berikut beberapa masjid yang beroperasi hingga kini di negara Israel. BACA JUGA: Yang Belum Daftar CPNS/PPPK, Jadwal Pendaftaran Diperpanjang Lho, Ini Deadlinenya

 

1. Masjid El-Jazzar

asjid ini dikenal sebagai Masjid Putih karena kubah putihnya yang berkilauan di kejauhan. Terletak di dalam tembok kota tua Akko, Masjid El-Jazzar dibangun di atas bekas rumah doa Muslim, Tentara Salib, dan Kristen. Kompleks ini juga menampung sebuah makam kecil dan kuburan. 

Kubah dan menara Masjid El-Jazzar mengambil sebagian besar pemandangan garis pantai Akko yang indah. Fungsinya sebagai pengingat kerajaan Ottoman yang pernah mendominasi kota.

BACA JUGA: Selain Masjidil Aqsa, Palestina Ternyata Banyak Menyimpan Wisata Sejarah Tiga Agama, Ini Termpat Bersejarah Tersebut

2. Masjid Syaidina Ali

Masjid Sidna Ali terletak di tepi pantai salah satu satu lingkungan Yahudi paling bergengsi di Herzliya, tepat di utara Tel Aviv. Saat pertama kali dibangun pada abad ke-11, daerah tersebut sebagai desa Al-Haram. 

Masjid Sidna Ali terletak di sekitar makam orang suci Islam. Sampai saat ini masih beroperasi. Di samping sebagai tempat ibadah, masjid ini juga berfungsi sebagai sekolah agama.

 

3. Masjid Mahmoudiya

Masjid Mahmoudiya Tel Aviv berada di wilayah pelabuhan Jaffa. Masjid yang berdiri sejak tahun 1812 M ini menjadi saksi bahwa ada jejak Khilafah Utsmani di sana. (***)

 

BACA JUGA: Indonesia Minta Konflik Palestina - Israel Diakhiri

Penulis: Arya Abisatya
Editor: Arya Abisatya