TURUN KE SAWAH : bupati Bungo H Dedy Putra menanam padi

Dari Lumpur Sawah untuk Generasi Sehat: Bupati Dedy Putra Tanam Harapan di Jujuhan Ilir

Posted on 2026-04-06 18:56:22 dibaca 140 kali

MUARA BUNGO, bungopos.com - Di hamparan sawah yang mulai menghijau di Dusun Sari Mulya, langkah kaki para petani berpadu dengan suara cangkul dan tawa ringan yang menyatu dengan harapan baru. Pagi itu, di Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, bukan hanya para petani yang turun ke sawah. Bupati Dedy Putra juga ikut menjejak lumpur, menanam bibit padi bersama masyarakatnya.

Minggu (5/4/2026) menjadi momen simbolik sekaligus strategis. Di lokasi Oplah Non Rawa Dusun Sari Mulya, Bupati Dedy Putra memimpin langsung penanaman padi varietas Nutrizing, sebuah varietas yang diyakini memiliki kandungan nutrisi lebih baik dibandingkan padi biasa.

Bagi pemerintah daerah, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tanam padi. Di baliknya ada gagasan besar: menghubungkan pertanian dengan kesehatan masyarakat.

“Melalui penanaman padi Nutrizing ini, kami tidak hanya fokus pada peningkatan hasil panen, tetapi juga melakukan intervensi kesehatan. Padi ini kaya nutrisi dan sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil untuk memastikan tumbuh kembang anak yang optimal sejak dalam kandungan,” ujar Bupati Dedy Putra di sela kegiatan.

Pernyataan itu menggambarkan pendekatan baru dalam pembangunan daerah. Sawah bukan hanya soal produksi pangan, tetapi juga bagian dari strategi menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia.

Sawah sebagai ruang harapan

Para petani yang hadir menyambut langkah tersebut dengan antusias. Bagi mereka, kehadiran kepala daerah di tengah sawah bukan hanya simbol perhatian pemerintah, tetapi juga pengakuan bahwa petani tetap menjadi fondasi ketahanan pangan daerah.

Didampingi jajaran Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, kegiatan tanam bersama ini juga menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah dan petani. Aspirasi tentang harga gabah, biaya produksi, hingga distribusi hasil panen mengalir di sela-sela aktivitas menanam.

Bupati Dedy Putra pun menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kesejahteraan petani, terutama dalam hal stabilitas harga.

Menjaga harga, menjaga harapan

Salah satu langkah konkret yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bungo adalah memperkuat kerja sama dengan Perum Bulog dalam pengelolaan hasil panen.

Pemerintah daerah bahkan merencanakan penyediaan mesin penggilingan padi skala besar agar gabah yang dihasilkan petani tidak keluar dari daerah tanpa memberikan nilai tambah.

“Kita ingin hasil panen petani tetap berada di daerah untuk memenuhi kebutuhan lokal, termasuk mendukung program Program Makan Bergizi Gratis. Dengan adanya penggilingan besar ini, kita dapat menekan harga gabah di tingkat pasar dan memperkuat distribusi beras asli Bungo,” tegasnya.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan daerah.

Sinergi untuk masa depan

Kegiatan tanam padi ini juga dihadiri oleh Plt Kepala Dinas TPHP Ishak Rais, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Quswen Iqmal, para penyuluh pertanian, serta kelompok tani dari berbagai dusun di Kecamatan Jujuhan Ilir.

Bagi para penyuluh dan petani, momentum ini menjadi pengingat bahwa pertanian bukan sekadar pekerjaan turun-temurun, tetapi juga sektor strategis yang menentukan masa depan generasi berikutnya.

Di tengah lumpur sawah Dusun Sari Mulya, pesan itu terasa jelas: ketika pemerintah, petani, dan masyarakat berjalan bersama, benih yang ditanam bukan hanya padi—melainkan juga harapan akan masa depan yang lebih sehat, sejahtera, dan mandiri bagi masyarakat Kabupaten Bungo. (***)

 
Editor: arya abisatya
Sumber: https://www.bungokab.go.id/
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com