Dr. Muhamad Padli Abdullah, S.Pd.I., M.Pd.I., yang bertindak sebagai Khatib, shalat idul Fitri dilapangan utama kantor walikota Jambi.(21/03/26)

Gema Takbir Membelah Langit Kota Jambi: Mengetuk Pintu Langit, Membasuh Luka Kemanusiaan

Posted on 2026-03-21 15:39:41 dibaca 137 kali

JAMBI, Bungopos.com – Di bawah naungan langit biru "Tanah Pilih Pusako Betuah", ribuan umat Muslim memadati Lapangan Kantor Wali Kota Jambi dengan satu detak jantung yang sama: mengagungkan asma Allah. Sabtu pagi (21/3/2026), suasana Idul Fitri 1447 H tidak hanya menjadi seremoni kemenangan setelah sebulan berpuasa, namun menjelma menjadi momentum "Mi'raj Ruhani" untuk kembali ke fitrah yang suci.

Hadir di tengah jamaah, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama jajaran pemerintah, menyatu dalam barisan shaf yang rapi, menghilangkan sekat antara pejabat dan rakyat di hari yang penuh berkah.

Khutbah yang Menggetarkan Jiwa

Dr. Muhamad Padli Abdullah, S.Pd.I., M.Pd.I., yang bertindak sebagai Khatib, membawakan pesan mendalam bertajuk "Membelah Kekikiran, Menumbuhkan Kemanusiaan: Nalar Zakat dalam Fitrah yang Suci". Dengan suara yang berwibawa, ia mengingatkan bahwa takbir yang dikumandangkan bukan sekadar pemanis bibir, melainkan sebuah proklamasi untuk meruntuhkan ego dan kesombongan.

> "Sebagaimana petani membelah tanah agar benih bisa tumbuh, hari ini kita harus membelah kekikiran di dalam dada agar benih kemanusiaan tumbuh subur di Kota Jambi," ujar Ketua BAZNAS.Kota Jambi tersebut dengan penuh penekanan.

Membasuh Luka dengan Empati

Suasana berubah haru ketika Khatib mengisahkan kembali momen Idul Fitri di zaman Rasulullah SAW. Kisah tentang seorang bocah yatim yang menangis di sudut Madinah dan kemudian diangkat anak oleh Sang Nabi, membuat banyak jamaah tertunduk sembab. Pesan ini menjadi alarm bagi seluruh warga bahwa tidak boleh ada penduduk Kota Jambi yang merasa terasing atau menderita kelaparan di tengah hiruk-pikuk hari raya.

Khutbah tersebut menegaskan bahwa kesalehan sejati tidak hanya diukur dari kening yang hitam karena sujud, tetapi dari sejauh mana tangan kita terulur membela mereka yang terhimpit kemiskinan.

Doa untuk Palestina

Menjelang akhir, munajat khusyuk dipanjatkan. Di tengah suka cita kemenangan, doa yang membara juga dikirimkan untuk saudara-saudara di Palestina yang masih berjuang di bawah bayang-bayang penindasan. Lapangan Kantor Wali Kota pun bergetar oleh amin yang bersahut-sahutan, membawa harapan akan perdamaian dan kemerdekaan bagi mereka yang terzalimi.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri ini ditutup dengan jabat tangan yang hangat, menandai dimulainya lembaran baru sebagai "Hamba Rabbani"—pribadi yang ketakwaannya tetap menyala meski Ramadan telah melipat sajadahnya.(*)

Penulis: Dr. Muhamad Padli Abdullah, S.Pd.I., M.Pd.I.,
Editor: Linnaliska
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com