PERESMIAN : Bupati Bungo, H Dedy Putra meresmikan Puskesmas dan Pustu
MUARA BUNGO, bungopos.com - Pagi itu, Selasa (4/3/2026), suasana di beberapa wilayah Kabupaten Bungo terasa berbeda. Bagi sebagian warga, hari itu bukan sekadar agenda peresmian bangunan baru. Ia adalah tanda harapan—bahwa layanan kesehatan kini semakin dekat dengan kehidupan mereka.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Bungo untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar kembali ditegaskan melalui peresmian dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan tiga Puskesmas Pembantu (Pustu).
Peresmian dilakukan langsung oleh Dedy Putra bersama Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat. Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, dr. H. Safaruddin Matondang, M.PH, serta jajaran pejabat daerah lainnya.
Dua Puskesmas yang diresmikan berada di Air Gemuruh dan Tanah Tumbuh. Sementara tiga Pustu yang turut diresmikan berdiri di Tanjung Gedang, Rantau Makmur, dan Taman Agung. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta peninjauan langsung fasilitas oleh Bupati bersama rombongan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI dan Polri seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas, para camat, Datuk Rio, hingga tenaga kesehatan yang akan bertugas di lima fasilitas kesehatan tersebut.
Namun bagi pemerintah daerah, pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan gedung baru.
Bupati menegaskan bahwa yang paling penting adalah memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.
“Kita tidak ingin masyarakat kesulitan mengakses layanan kesehatan. Dengan berdirinya Puskesmas dan Pustu ini, pelayanan semakin dekat dengan masyarakat. Namun saya tekankan, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan,” ujar Dedy Putra.
Di banyak wilayah pedesaan, jarak menuju fasilitas kesehatan sering menjadi kendala tersendiri. Tidak jarang warga harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan layanan medis dasar. Kehadiran Puskesmas dan Pustu di titik-titik strategis menjadi jawaban atas persoalan tersebut.
Karena itu, selain memperkuat infrastruktur, Bupati juga mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan harus dibangun dengan pendekatan kemanusiaan.
“Gedungnya sudah representatif, fasilitasnya kita lengkapi. Sekarang yang paling penting adalah komitmen pelayanan. Layani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap ruang pemeriksaan, ruang bersalin, atau ruang laboratorium, ada harapan masyarakat yang harus dijaga.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo dr. H. Safaruddin Matondang dalam laporannya menjelaskan bahwa pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk meningkatkan standar mutu pelayanan kesehatan.
Ia juga menyampaikan kabar menggembirakan. Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo berhasil meraih akreditasi paripurna—sebuah pencapaian yang menunjukkan bahwa kualitas layanan laboratorium di daerah ini telah memenuhi standar nasional.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan sektor kesehatan di Bungo tidak hanya fokus pada fisik bangunan, tetapi juga pada kualitas layanan.
Dengan diresmikannya dua Puskesmas dan tiga Pustu ini, Pemerintah Kabupaten Bungo berharap akses pelayanan kesehatan semakin merata hingga ke tingkat dusun dan kecamatan.
Di balik bangunan yang baru berdiri itu, tersimpan harapan sederhana masyarakat: ketika sakit datang, pertolongan tidak lagi terasa jauh.
Dan di situlah sesungguhnya makna dari pembangunan kesehatan—ketika negara hadir lebih dekat, menjaga kehidupan warganya agar tetap sehat, produktif, dan sejahtera. (***)
Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi
E-Mail: bungoposonline@gmail.com