ILUSTRASi : valentine identik dengan tanda cinta

Apa Arti Hari Valentine? Yuk Kenali Sejarah dan Budayanya!

Posted on 2026-02-09 08:27:44 dibaca 74 kali

JAMBI, bungopos.com - Hari Valentine adalah momen yang penuh dengan kasih sayang dan ungkapan cinta. Bagi banyak orang, perayaan spesial juga menjadi momen tepat untuk merencanakan kencan istimewa dengan orang terkasih.Meski identik dengan perayaan antara pasangan, Hari Valentine juga menjadi kesempatan untuk berbagi cinta kepada keluarga, teman, dan bahkan diri sendiri. Arti Hari Valentine

Hari Valentine adalah momen untuk mengungkapkan perasaan kepada orang terkasih, 14 Februari jadi tanggal hari valentine ini.Perayaan ini sering kali diwarnai dengan bertukar hadiah, seperti cokelat atau bunga yang memiliki makna khusus.  Meskipun identik dengan pasangan kekasih atau suami istri, Hari Valentine sebenarnya memiliki arti yang lebih luas. Ini adalah hari spesial untuk menunjukkan kasih sayang, tidak hanya kepada pasangan, tetapi juga kepada keluarga, saudara, dan teman.Sejarah Hari Valentine

Salah satu legenda yang dikaitkan dengan Hari Valentine adalah kisah Santo Valentinus, seorang pendeta Katolik yang hidup pada abad ke-3 di Inggris. Ia dipenjara dan dihukum mati oleh Kaisar Romawi Claudius II karena menikahkan para prajurit Romawi secara diam-diam, meskipun mereka dilarang menikah oleh kaisar.Saat berada di dalam penjara, Santo Valentinus juga mengajari seorang gadis buta bernama Julia, yang merupakan putri sipir penjara. Menurut cerita, pada sore sebelum eksekusinya, Valentinus menuliskan sebuah pesan kecil untuk Julia yang berisi ungkapan kasih sayang bertuliskan "Dari Valentinusmu."Selain itu, Santo Valentinus juga pernah berusaha mengajak Kaisar Claudius untuk berpindah keyakinan. Namun, hal ini justru membuat Claudius marah dan memerintahkannya untuk memilih antara meninggalkan imannya atau dihukum mati. Valentinus tetap teguh pada keyakinannya dan akhirnya dieksekusi dengan cara dipenggal.Setelah kematiannya, Gereja Katolik mengangkatnya sebagai martir dan menetapkan 14 Februari sebagai hari peringatannya. Kemudian, pada akhir abad ke-5, Paus Gelasius I menghapus perayaan pagan Lupercalia dan menggantinya dengan peringatan Santo Valentinus, yang kini dikenal sebagai Hari Valentine.

Tradisi Perayaan Hari Valentine di Berbagai Negara

Setiap negara memiliki tradisi Valentine yang unik, mulai dari bertukar hadiah hingga kebiasaan khusus yang penuh makna. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Prancis

Hari Valentine berawal ketika Charles, Duke of Orleans, menulis surat cinta untuk istrinya saat ia dipenjara di Tower of London pada tahun 1415. Surat itu kemudian menjadi inspirasi bagi kartu Valentine yang dikenal saat ini. Selain itu, ada tradisi unik di Prancis bernama loterie d'amour, semacam permainan mencari jodoh yang akhirnya dilarang oleh pemerintah. Saat ini, masyarakat Prancis merayakan Valentine dengan tradisi sederhana, seperti bertukar kartu atau hadiah.

2. Inggris

Di Inggris, ada beberapa cara merayakan Hari Valentine. Salah satu tradisi yang cukup populer adalah meletakkan lima daun salam di bawah bantal. Biasanya, ini dilakukan oleh para wanita yang berharap bisa memimpikan calon suami mereka. Selain itu, anak-anak di Inggris juga menyanyikan lagu dan akan mendapatkan permen atau cokelat sebagai balasannya.

3. Argentina

Alih-alih merayakan Hari Valentine di bulan Februari, orang Argentina merayakan “the week of sweetness” pada bulan Juli. Selama bulan ini, pasangan saling berbagi permen dan ciuman. Meski sekarang lekat dengan budaya Amerika, Hari Valentine sebenarnya berawal dari perayaan komersial.

4. Filipina

Di Filipina, banyak pasangan muda menikah pada tanggal 14 Februari dalam sebuah upacara yang disponsori oleh pemerintah sebagai bentuk layanan publik.Perayaan ini menjadi momen spesial bagi anak muda dan termasuk salah satu cara unik merayakan Hari Valentine.

5. Korea Selatan

Pada tanggal 14 setiap bulan, pasangan di Korea Selatan merayakan hari cinta. Iya, setiap bulan! Di bulan April, ada "Black Day," di mana para jomblo menikmati mi hitam. Setelahnya, Mei dikenal sebagai "Hari Mawar" yang membuat jalanan dan hampir seluruh penjuru negeri dipenuhi warna merah seperti mawar. Sementara itu, Juni adalah "Hari Ciuman," dan Desember menjadi "Hari Pelukan." (***)

Editor: arya abisatya
Sumber: https://sahabat.pegadaian.co.id/
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com