DESA PANGLIPURAN : di Provinsi Bali
YOGYAKARTA, bungopos.com - Indonesia bukan hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga menyimpan pesona kehidupan masyarakat yang penuh tradisi dan budaya. Salah satu cara terbaik untuk merasakan kehangatan dan keaslian kehidupan lokal adalah dengan berkunjung ke desa wisata. Di desa wisata, kamu tidak hanya menikmati panorama alam yang menawan, tetapi juga dapat ikut serta dalam aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari bertani, menenun, hingga menyantap kuliner khas daerah.
Melalui kunjungan ke desa wisata, kita diajak untuk memahami nilai-nilai kearifan lokal, menyelami tradisi yang masih terjaga, serta merasakan keramahan masyarakat yang menjadi ciri khas Indonesia. Berikut kami rangkum 3 desa wisata yang menarik untuk kamu kunjungi.
Desa Penglipuran, Bali
Terkenal dengan kebersihan dan tata ruangnya yang rapi, Desa Penglipuran di Bangli, Bali.adalah contoh nyata desa adat yang terjaga. Jalan-jalan batu yang bersih, rumah tradisional, serta budaya ramah lingkungan menjadikannya destinasi favorit wisatawan. Pengunjung juga bisa menyaksikan upacara adat, mencicipi kuliner khas Bali, dan belajar tentang sistem adat yang masih terjaga. Anda juga dapat berjalan menyusuri kebun bambu luas yang menjadi ciri khas desa ini. Kehangatan penduduk lokal membuat pengalaman wisata terasa personal dan menyenangkan.
Desa Wukirsari, Yogyakarta
Desa Wukirsari yang berada di Kabupaten Bantul memiliki kekayaan budaya berupa sentra batik tulis yang ada di Kampung Giriloyo, di sini sebagian besar warga Desa Wukirsari bekerja sebagai perajin batik.
Desa Nglanggeran, Yogyakarta
Desa Nglanggeran dikenal sebagai sentra produksi kakao lokal. Wisatawan bisa belajar proses pembuatan cokelat dari petani setempat, mencoba kegiatan outbond, hingga menikmati panorama sunrise yang spektakuler dari atas bukit. (***)
Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi
E-Mail: bungoposonline@gmail.com