BEREBUT JUARA : Pelaksanaan MTQ di Kota Jambi

MTQ ke-55 Provinsi Jambi Masuki Babak Final, 24 Qari dan Qariah Berebut Gelar Juara

JAMBI, bungopos.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi memasuki fase paling menentukan. Memasuki hari keempat, Kamis (5/11/2026), kompetisi yang dipusatkan di Kota Jambi tersebut resmi menggelar babak final untuk menentukan para qari dan qariah terbaik dari berbagai daerah di Provinsi Jambi.

Babak final dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Selain menjadi ajang pembuktian kemampuan peserta, tahap ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas pembinaan seni baca Al-Qur’an di masing-masing kabupaten dan kota.

Salah satu lokasi yang menjadi pusat perhatian adalah Masjid Nurdin Hasanah, Sungai Kambang, Kota Jambi. Sebanyak 24 finalis tampil memperebutkan posisi terbaik pada cabang Seni Baca Al-Qur’an yang meliputi tiga golongan, yakni Tartil, Tilawah Anak-anak, dan Tilawah Cacat Netra.

Ke-24 peserta tersebut berhasil melewati persaingan pada babak penyisihan yang berlangsung selama tiga hari. Pada Senin (2/11/2026), sebanyak 20 peserta golongan Tartil dan 10 peserta golongan Tilawah Anak-anak mengawali kompetisi.

Persaingan berlanjut pada Selasa (3/11/2026), dengan 21 peserta golongan Tilawah Anak-anak tampil di hadapan dewan hakim. Sementara pada Rabu (4/11/2026), sembilan peserta golongan Cacat Netra menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk memperebutkan tiket menuju babak final.

Memasuki tahap penentuan, suasana kompetisi berlangsung khidmat dengan antusiasme tinggi dari peserta dan masyarakat yang menyaksikan. Setiap finalis berupaya memberikan penampilan terbaik melalui ketepatan bacaan, penguasaan tajwid, serta keindahan lantunan ayat suci Al-Qur’an.

Di antara para finalis, kisah Syfira Atikah dari Kota Sungai Penuh menjadi salah satu cerita yang menarik perhatian. Finalis golongan Tartil tersebut mengaku sempat diliputi rasa gugup sebelum tampil di babak final. Namun, persiapan yang lebih intensif dan dukungan sang ibu membantunya menyelesaikan penampilan dengan lancar.

“Persiapannya latihan lebih intensif. Alhamdulillah tadi lancar, dan optimis bisa meraih juara,” ujar Syfira setelah menyelesaikan penampilannya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk terus bersemangat mempelajari Al-Qur’an dan meningkatkan kecintaan terhadap kitab suci tersebut.

Bagi Syfira, keikutsertaan dalam MTQ bukan sekadar kesempatan meraih prestasi, melainkan juga pengalaman untuk mengembangkan kemampuan dan memperkuat kedekatan dengan Al-Qur’an.

Babak final MTQ ke-55 Provinsi Jambi menjadi lebih dari sekadar kompetisi untuk menentukan pemenang. Perhelatan ini sekaligus mencerminkan upaya daerah dalam menjaga tradisi keilmuan Al-Qur’an, mengembangkan generasi Qur’ani, serta memperluas kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai Islam.

Pada akhirnya, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari siapa yang membawa pulang gelar juara. Lebih penting dari itu, kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak sekadar fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami, menghayati, dan menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. (***)

Editor: Arya Abisatya
Sumber: https://mtsn1bungo.mdrsh.id/