JAMBI, BungoPos.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi mencatatkan capaian penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang melampaui target pada semester pertama 2026. Hingga Juni 2026, dana ZIS yang berhasil dihimpun telah mencapai Rp8 miliar, melampaui total penghimpunan selama satu tahun penuh pada periode sebelumnya yang sebesar Rp6,7 miliar.
Pencapaian tersebut menjadi bagian dari implementasi Rencana Strategis (Renstra) BAZNAS.Kota Jambi 2025–2030 yang menitikberatkan pada transformasi kelembagaan, digitalisasi layanan, peningkatan transparansi, serta penguatan sinergi dengan berbagai pihak.
Dengan capaian tersebut, BAZNAS.Kota Jambi optimistis mampu memenuhi target penghimpunan sebesar Rp14,5 miliar hingga akhir Desember 2026.
Ketua BAZNAS.Kota Jambi menyebutkan, meningkatnya kepercayaan masyarakat menjadi faktor utama melonjaknya penghimpunan dana ZIS. Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Untuk memaksimalkan manfaat dana ZIS, BAZNAS.Kota Jambi telah menyiapkan 11 program unggulan yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, hingga penguatan tata kelola zakat.
Di sektor pendidikan, BAZNAS.menghadirkan Program Manasik Zakat sebagai upaya memberikan edukasi dan literasi zakat sejak dini kepada siswa RA, TK, SD, hingga SMP sederajat. Selain itu, terdapat Gerakan Infaq dan Sedekah Siswa (GRISS) yang bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan pelajar.
BAZNAS.juga menggandeng Universitas Dinamika Bangsa (UNAMA) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) melalui program Donasi Digital GenZ untuk mengajak generasi muda berpartisipasi dalam gerakan berbagi melalui platform digital.
Di bidang pemberdayaan ekonomi, BAZNAS.menjalankan Program Rumah Jahit BAZNAS (RJB) yang tidak hanya memberdayakan masyarakat, tetapi juga memproduksi sekitar 6.000 seragam sekolah gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Selain itu, terdapat Program Zcorner Banjuran Budayo dan Z.UMKM Bahagia yang memberikan bantuan modal usaha dan pendampingan kepada pelaku UMKM bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Lingkungan Hidup. Program ZCD Kampung Batik juga terus dikembangkan guna memperkuat ekonomi para perajin batik lokal.
Pada sektor kesehatan dan sosial keagamaan, BAZNAS.menyediakan layanan Sunat Gratis Sepanjang Masa bagi anak-anak dhuafa bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Program Nikah dan Walimah Massal juga disiapkan bersama Pemerintah Kota Jambi, Kementerian Agama, dan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) untuk membantu masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, melalui Program Qurban Berkah, BAZNAS.memastikan penyaluran hewan kurban dilakukan secara tepat sasaran sesuai syariat Islam bekerja sama dengan Juru Sembelih Halal (Juleha) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Di bidang kebencanaan, BAZNAS.juga memiliki Program BAZNAS.Tanggap Bencana yang bersinergi dengan BPBD dan Dinas Sosial.
Untuk memperkuat penghimpunan ZIS, BAZNAS.Kota Jambi juga terus mengoptimalkan dukungan regulasi melalui Surat Instruksi dan Surat Edaran Wali Kota Jambi mengenai optimalisasi pembayaran zakat, infak, dan sedekah.
Melalui berbagai program tersebut, BAZNAS.Kota Jambi mengajak seluruh masyarakat, aparatur sipil negara, dunia usaha, serta generasi muda untuk menyalurkan zakat, infak, sedekah, maupun dana sosial lainnya melalui BAZNAS.
Dana yang dihimpun akan dikelola secara transparan, akuntabel, dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan guna mendukung peningkatan kesejahteraan serta pengentasan kemiskinan di Kota Jambi.(*)