Penanaman Jagung Kuartal II Tahun 2026.

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kapolsek Muara Sabak Barat Bersama Forkopimcam Gelar Penanaman Jagung Kuartal II 2026

TANJABTIM, BungoPos.com – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional yang merupakan bagian dari Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Polsek Muara Sabak Barat bersama Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Muara Sabak Barat melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal II Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung pada Senin (6/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB di RT 09 Jemantan, Kelurahan Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat. Penanaman jagung dipimpin langsung oleh Kapolsek Muara Sabak Barat, Iptu Nurhadi Sutrisno, S.E., bersama Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura, Sunarno, S.P., M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Tanaman Pangan Darohim, Lurah Talang Babat Deny, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Muara Sabak Barat Sunarsih, Kanit Binmas Polsek Muara Sabak Barat Aipda Eko Susanto, para Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Muara Sabak Barat, serta Ketua Kelompok Tani Tunas Harapan II, M. Alfian, bersama para anggota kelompok tani.

Penanaman dilakukan di lahan seluas sekitar 5 hektare milik Kelompok Tani Tunas Harapan II yang berada di RT 09 Jemantan, Kelurahan Talang Babat. Lahan dengan karakteristik tanah mineral tersebut ditanami benih jagung hibrida sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di daerah.

Kapolsek Muara Sabak Barat, Iptu Nurhadi Sutrisno, S.E., menyampaikan bahwa lahan tersebut merupakan lahan binaan Polsek Muara Sabak Barat yang dikelola oleh Kelompok Tani Tunas Harapan II. Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi para petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Sunarno mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung program pemerintah. Menurutnya, keterlibatan lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Usai penanaman bersama, kegiatan akan dilanjutkan secara mandiri oleh Kelompok Tani Tunas Harapan II hingga masa pemeliharaan tanaman. Panen jagung diperkirakan akan dilaksanakan pada Oktober 2026.

Kegiatan penanaman jagung berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan program ini mampu meningkatkan produksi jagung di wilayah Muara Sabak Barat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan kelompok tani di tingkat desa.(*)

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska