Pemkot Jambi Kebut 240 Paket Jalan Lingkungan, Target Rampung November 2026

240 Paket Jalan Lingkungan Dikerjakan Serentak, Pemkot Jambi Genjot Infrastruktur Permukiman

JAMBI, BungoPos.com - Pemerintah Kota Jambi terus mempercepat pembangunan infrastruktur dasar untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), sebanyak 240 paket pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan tengah dikerjakan secara serentak di 11 kecamatan dengan target rampung pada November 2026.

Kepala Dinas PUTR Kota Jambi, Momon Sukamana Fitra, mengatakan progres pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 40 persen. Seluruh paket tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan sekaligus menjawab keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak.

Tahun 2026 ada 240 paket jalan lingkungan yang kami kerjakan. Saat ini progresnya sudah sekitar 40 persen dan tersebar di seluruh kecamatan di Kota Jambi," ujar Momon, Selasa (30/6).

 

Menurutnya, seluruh pekerjaan terus dipacu agar selesai sesuai target. Dengan rampungnya proyek tersebut, akses masyarakat di kawasan permukiman diharapkan menjadi lebih baik dan nyaman.

Selain membangun jalan baru dan melakukan peningkatan jalan lingkungan, Dinas PUPR juga tetap mengoptimalkan pemeliharaan jalan yang telah ada. Masyarakat diminta aktif menyampaikan laporan apabila menemukan ruas jalan yang mengalami kerusakan agar dapat segera ditangani.

"Kami terus mengimbangi pembangunan dengan pemeliharaan. Jika ada laporan masyarakat mengenai jalan rusak, akan segera kami tindak lanjuti sesuai skala prioritas," jelasnya.

Tak hanya itu, pada APBD Perubahan 2026, PUTR Kota Jambi juga merencanakan pelebaran jalan lingkungan di kawasan Kecamatan Pelayangan menuju Kampung Batik Seberang. Proyek sepanjang sekitar 800 meter itu diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp800 juta.

Menurut Momon, pelebaran akses tersebut menjadi salah satu prioritas karena Kampung Batik Seberang merupakan destinasi wisata unggulan Kota Jambi yang terus berkembang dan ramai dikunjungi wisatawan.

Tujuannya agar akses menuju Kampung Batik semakin nyaman sehingga wisatawan lebih mudah berkunjung. Selain mendukung sektor pariwisata, peningkatan infrastruktur ini juga menjadi bagian dari persiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah Healthy Cities Summit," pungkasnya. (*)

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska
Sumber: Jambi Ekspres