Peringatan Hari Kartini yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Jambi

Hesti Haris: Semangat Kartini Harus Dijawab dengan Aksi Nyata Perempuan Jambi di Era Digital

JAMBI, Bungopos.com – Penasehat BKOW Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini ke-148 harus dimaknai sebagai momentum kebangkitan dan penguatan peran perempuan dalam menghadapi tantangan zaman. Hal tersebut disampaikannya dalam Peringatan Hari Kartini yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Jambi dan dihadiri oleh Gubernur Jambi, para istri kepala daerah, pimpinan organisasi perempuan, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Hesti Haris menyampaikan bahwa perjuangan Kartini tidak berhenti pada sejarah, melainkan harus terus diterjemahkan dalam langkah konkret di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.

“Hari ini bukan hanya sekadar perayaan seremonial. Ini adalah panggilan moral bagi kita semua. Jika dahulu Kartini berjuang membuka jalan menuju terang melalui pendidikan dan emansipasi, maka kini kita menghadapi tantangan yang berbeda, terutama di era digital yang penuh peluang sekaligus ancaman,” ujarnya.

Ia menyoroti derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial yang dapat memberikan dampak positif maupun negatif, khususnya bagi perempuan dan generasi muda. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis sebagai benteng utama dalam menjaga nilai moral, ketahanan keluarga, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.

“Perempuan harus hadir sebagai penguat moral dan penjaga nilai-nilai dalam keluarga. Kita tidak bisa hanya menjadi penonton atas berbagai persoalan sosial yang muncul. Organisasi perempuan harus menjadi pelindung, sekaligus solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Hesti Haris juga mengajak seluruh organisasi perempuan di Provinsi Jambi untuk memperkuat sinergi dan solidaritas. Ia berharap setiap organisasi tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan program-program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kita harus saling mengingatkan, saling menginspirasi, dan saling menjaga. Perempuan yang hadir di sini bukan hanya mewakili diri pribadi, tetapi membawa amanah organisasi dan harapan masyarakat luas. Karena itu, kontribusi kita harus benar-benar dirasakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya introspeksi dan peningkatan kapasitas diri agar perempuan Jambi semakin berdaya saing, adaptif, dan mampu menjawab tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya serta kearifan lokal.

Melalui momentum Hari Kartini ke-148 ini, Hesti Haris berharap lahir semakin banyak perempuan tangguh, berintegritas, dan berkomitmen dalam membangun daerah. Ia meyakini bahwa perempuan yang kuat akan melahirkan keluarga yang kokoh, dan dari keluarga yang kokoh akan lahir generasi penerus yang berkualitas bagi Provinsi Jambi dan Indonesia.

 

Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada sejumlah Perempuan Inisiator dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi yang telah menunjukkan dedikasi di bidang masing-masing.

Di Kota Jambi, Tazkia Noor Hovda bergerak di bidang pendidikan dan ekonomi. Kabupaten Muaro Jambi diwakili Musda Gianti yang fokus pada ekonomi kreatif dan lingkungan hidup. Kabupaten Batanghari memberikan penghargaan kepada Maichani serta Mastiani atas kiprah di bidang ekonomi dan lingkungan hidup. Di Kabupaten Merangin, Heria Sri Martuti berkontribusi pada sektor yang sama.

Untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sinta Kartika, SKM., M.Kes menginisiasi gerakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di Kabupaten Tebo, Hesti Mufida Sari aktif di bidang ekonomi dan lingkungan hidup. Kabupaten Sarolangun menghadirkan Noor Hayatun Nufus di bidang kesehatan, sementara Kabupaten Kerinci diwakili Suci Mutia Luiza yang berdedikasi pada bidang sosial dan literasi Al-Qur’an. Di Kota Sungai Penuh, Mulya Viani Andarini menggerakkan inisiatif di bidang ekonomi kreatif dan lingkungan hidup. (*)

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska