JAMBI, Bungopos.com – Pemerintah Kota Jambi berencana menghidupkan kembali kawasan Terminal Rawasari, Pasar Jambi, dengan menjadikannya sebagai pusat Pasar Bedug selama bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner.
Rencana tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, saat meninjau kawasan Terminal Rawasari pada Senin (19/01/2026).
Wali Kota Maulana menyampaikan, Terminal Rawasari akan dioptimalkan sebagai lokasi Pasar Bedug yang diisi oleh UMKM lokal selama Ramadan. Selain menggerakkan roda perekonomian masyarakat, keberadaan pasar ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi.
“Kawasan ini akan kita manfaatkan sebagai Pasar Bedug. Namun ada sejumlah hal penting yang harus diperhatikan, mulai dari penataan lapak UMKM, keamanan, kebersihan, hingga ketersediaan fasilitas penunjang seperti musala dan toilet umum,” kata Maulana.
Ia menambahkan, revitalisasi Terminal Rawasari ini juga bertujuan menghidupkan kembali fungsi kawasan yang selama ini kurang optimal, agar kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Untuk pemanfaatan area, Pemkot Jambi berencana menyiapkan lantai dua terminal sebagai lokasi UMKM yang dapat melayani masyarakat yang ingin berbuka puasa bersama maupun sahur bersama. Sementara itu, bagian depan terminal tetap difungsikan sebagai area parkir dan operasional angkutan listrik yang akan tetap berjalan.
Selain Pasar Bedug, Pemkot Jambi juga berencana membangun panggung kegiatan di sisi kiri terminal. Area tersebut nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan sambil menunggu waktu berbuka puasa.
“Kita ingin kawasan ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan. Penataannya akan kita optimalkan agar bisa digunakan secara maksimal,” ujarnya.
Menjelang Hari Raya Idulfitri, Terminal Rawasari juga direncanakan akan difungsikan sebagai pusat penjualan pakaian dan produk fashion.
“Yang terpenting kawasan ini ramai dan UMKM bisa hidup. Soal pendapatan bukan target utama,” ungkap Maulana.
Tak hanya itu, Pemkot Jambi juga menyiapkan sejumlah agenda keagamaan selama Ramadan, seperti Tabligh Akbar dan peringatan Nuzulul Qur’an, yang akan digelar di kawasan tersebut.
“Manfaatnya berlapis, ekonomi masyarakat bergerak, PAD bertambah dari retribusi, dan kawasan ini menjadi lebih hidup dengan kegiatan keagamaan,” pungkasnya.
Pasar Bedug Terminal Rawasari ini direncanakan mampu menampung sekitar 100 tenant UMKM, menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dilibatkan sesuai tugas dan fungsinya guna mendukung suksesnya program tersebut.(*)