PIMPIN RAZIA PETI : Bupati Bungo H Dedy Putra pimpin langsung razia PETI

Kejar PETI hingga Tengah Malam, Bupati Bungo Pimpin Langsung Operasi di Rantau Pandan

MUARA BUNGO, Bungopos.com – Operasi penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, Senin (12/01/25), berlangsung menegangkan dan berakhir hingga larut malam. Tim Gabungan Zero PETI Kabupaten Bungo yang dipimpin langsung oleh Bupati Bungo, Dedy Putra, terus menyisir lokasi-lokasi tambang ilegal yang dinilai telah merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Sejak sore hari, tim gabungan yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait bergerak ke sejumlah titik rawan PETI. Namun, upaya penegakan hukum tersebut tidak berjalan mulus. Sejumlah warga melakukan aksi penolakan dengan memblokir akses jalan utama menggunakan pohon yang ditumbangkan ke badan jalan, guna menghambat pergerakan petugas.

Aksi tersebut memicu ketegangan di lapangan. Situasi semakin panas ketika massa enggan membubarkan diri, membuat aparat kepolisian terpaksa melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara untuk mengendalikan keadaan. Dalam operasi itu, petugas mengamankan satu orang yang diduga sebagai penggerak massa, serta satu unit kendaraan roda empat yang digunakan untuk mengangkut warga ke lokasi.

Bupati Bungo Dedy Putra terlihat turun langsung ke lapangan bersama Kapolres Bungo, bahkan hingga masuk ke kawasan hutan. Dengan nada tegas, ia menyatakan bahwa operasi penertiban PETI dilakukan secara serius dan tidak bersifat seremonial.

“Saya sekarang bersama Pak Kapolres. Malam ini kami bersama tim penanggulangan PETI di Kabupaten Bungo terus bergerak. Sejak sore, sejak Magrib kami datang ke lokasi dan menelusuri seluruh kegiatan penambangan emas tanpa izin di wilayah Bungo,” tegas Dedy Putra di sela-sela operasi.

Ia menegaskan, tim gabungan tidak hanya berhenti pada pembongkaran lokasi, tetapi juga melakukan pengejaran terhadap alat-alat tambang yang melarikan diri ke dalam hutan.

“Sekarang kami masih berada di dalam hutan. Semua alat-alat yang lari terus kami kejar. Ini adalah bentuk komitmen penuh pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan hidup,” ujarnya.

Selain menyisir area penambangan, tim gabungan juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat tinggal sementara atau mes para penambang ilegal. Langkah ini dilakukan untuk memutus mata rantai aktivitas PETI yang kerap berpindah-pindah lokasi.

Di tengah operasi tersebut, Bupati Bungo kembali mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin. Menurutnya, PETI bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap lingkungan dan masa depan generasi mendatang.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Bungo untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup. Saya berharap seluruh pelaku penambangan emas tanpa izin ini segera menghentikan kegiatannya,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Bungo menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk aktivitas PETI. Operasi penertiban akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian lingkungan, ketertiban hukum, dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Bungo. (aca)

Penulis: Salsabila
Editor: arya abisatya