Proses pemadaman oleh petugas gabungan.

50 Hektare Lahan Terbakar di Sungai Gelam, Polisi Pasang Police Line

Posted on 2026-08-09 12:49:10 dibaca 116 kali

MUARO JAMBI, BungoPos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Kali ini, sekitar 50 hektare lahan di RT 25, Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, dilanda kebakaran.

Menyikapi kejadian tersebut, aparat gabungan langsung melakukan penanganan di lokasi. Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah turun langsung memantau proses pemadaman bersama personel Polda Jambi, TNI, BPBD, dan jajaran Polres Muaro Jambi, Sabtu (8/8/2026).

Kehadiran tim gabungan tersebut untuk memastikan api dapat dikendalikan sekaligus mencegah kebakaran merambat ke wilayah lain.

"Kita tim gabungan melakukan pengecekan karhutla di Sungai Gelam sebagai bentuk respons cepat sekaligus memastikan upaya pemadaman di lokasi berjalan maksimal," ujar Bayu.

Di lapangan, petugas masih berjibaku melakukan pemadaman. Luasnya areal yang terbakar membuat proses pengendalian api membutuhkan koordinasi dan kerja sama lintas instansi.

"Kita terus melakukan upaya penanganan agar api tidak meluas ke lahan lainnya," tegasnya.

Selain melakukan pemadaman, aparat kepolisian juga mulai menyelidiki penyebab kebakaran. Sekitar pukul 12.30 WIB, Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi bersama Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) memasang garis polisi di lokasi yang terbakar.

Petugas juga memasang plang penyelidikan sebagai penanda bahwa lokasi tersebut tengah diperiksa untuk mengetahui penyebab dan kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum.

Areal yang terbakar diketahui berada di kawasan Koperasi Multi Usaha Mandiri.

Pemantauan karhutla tersebut turut dihadiri Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Karoops Polda Jambi Kombes Pol Vendra Rivianto, Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol M. Taufik Nurmandia, serta unsur TNI, BPBD dan jajaran Polres Muaro Jambi.

Kapolres Muaro Jambi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara dibakar. Ia menegaskan, upaya mencegah karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan karhutla, segera laporkan kepada petugas," pungkas Bayu. (*)

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com