WASPADA : Jumlah desa terkena bencana di kabupaten Bungo meningkat tajam

Bencana di Bungo Naik Berlibat Ganda, Selama 2025 Sebanyak 74 Desa Terdampak

Posted on 2026-07-04 17:51:17 dibaca 320 kali

MUARA BUNGO, bungopos.com — Ancaman bencana di Kabupaten Bungo tidak lagi menjadi peristiwa yang datang sesekali. Data terbaru menunjukkan bahwa semakin banyak desa yang harus hidup berdampingan dengan risiko bencana setiap tahunnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo, jumlah desa yang mengalami bencana meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, tercatat 47 desa mengalami sedikitnya satu kejadian bencana. Setahun kemudian, pada 2024, jumlahnya melonjak menjadi 86 desa atau hampir dua kali lipat. Memasuki 2025, jumlah desa terdampak memang menurun menjadi 74 desa, tetapi angkanya masih jauh lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan dibandingkan 2024, ancaman bencana belum benar-benar mereda. Sebaliknya, bencana kini menjangkau lebih banyak wilayah dibandingkan beberapa tahun lalu.

Kepala BPS Kabupaten Bungo, Ardiansyah, mengatakan bahwa data ini menjadi gambaran penting mengenai kondisi desa-desa di Kabupaten Bungo.

"Data statistik tidak hanya mencatat berapa banyak desa yang mengalami bencana, tetapi juga menjadi dasar untuk melihat pola risiko dari waktu ke waktu. Dengan memahami penyebaran wilayah terdampak, pemerintah dan masyarakat dapat menyusun langkah mitigasi yang lebih tepat sasaran," ujar Ardiansyah.

Dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bungo, Kecamatan Tanah Sepenggal dan Kecamatan Tanah Tumbuh tercatat sebagai wilayah dengan jumlah desa terdampak bencana paling banyak sepanjang 2025. Kondisi ini menunjukkan bahwa kedua kecamatan tersebut memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain sehingga memerlukan perhatian lebih dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Sebaliknya, terdapat beberapa kecamatan yang mencatatkan capaian menggembirakan. Selama 2025, tidak ada desa yang dilaporkan mengalami bencana di Kecamatan Pelepat, Bungo Dani, Tanah Sepenggal Lintas, dan Rimbo Tengah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa risiko bencana dapat berbeda antarwilayah, dipengaruhi oleh faktor geografis, lingkungan, maupun karakteristik masing-masing daerah.

 

Bagi Kabupaten Bungo, pesan dari data tersebut cukup jelas: meskipun jumlah desa terdampak menurun pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, ancaman bencana masih berada pada tingkat yang tinggi. Tantangan ke depan bukan hanya merespons ketika bencana datang, tetapi membangun desa-desa yang lebih tangguh sebelum bencana terjadi. (***)

Editor: Arya Abisatya
Sumber: https://bungokab.bps.go.id/
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com