AKSI LINGKUNGAN : Bupati Bungo H Dedi Putra bersama dengan OPD melakukan aksi bersih sampah dalam rangka hari lingkungan hidup
MUARA BUNGO, bungopos.com – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Car Free Day (CFD) Muara Bungo, Minggu (28/6/2026). Jika biasanya masyarakat hanya datang untuk berolahraga, berjalan santai, atau menikmati akhir pekan bersama keluarga, pagi itu mereka menyaksikan sebuah pesan sederhana namun bermakna besar: menjaga lingkungan dimulai dari tindakan, bukan sekadar kata-kata.
Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kabupaten Bungo menggelar "Bungo Clean Up Day", sebuah gerakan nyata memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan yang dipusatkan di depan Rumah Dinas Bupati Bungo itu bukan hanya agenda seremonial, melainkan ajakan terbuka kepada seluruh masyarakat untuk kembali mencintai lingkungan tempat mereka hidup.
Suasana semakin istimewa karena gerakan ini lahir dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha. PT Kuangsing Inti Makmur (KIM) menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan satu unit sepeda motor roda tiga yang akan digunakan sebagai armada pengangkut sampah di ruang-ruang publik. Selain itu, perusahaan juga memberikan dukungan berupa sarana kebersihan lainnya untuk memperkuat pengelolaan sampah di Kabupaten Bungo.
Bantuan tersebut menjadi simbol bahwa menjaga bumi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk sektor swasta.
Namun, momen yang paling menarik perhatian warga justru terjadi beberapa saat kemudian.
Tanpa sekat jabatan dan protokoler, Bupati Bungo H. Dedy Putra bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung menyusuri kawasan CFD. Mereka memungut sampah plastik, botol minuman, dan berbagai jenis sampah yang masih berserakan di sepanjang lokasi kegiatan.
Tidak sedikit warga yang awalnya hanya menyaksikan akhirnya ikut mengambil kantong sampah dan bergabung membersihkan lingkungan. Gerakan kecil itu perlahan berubah menjadi aksi bersama yang menunjukkan bahwa kepedulian dapat menular melalui keteladanan.
Bupati Bungo H. Dedy Putra mengatakan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia seharusnya tidak berhenti sebagai peringatan tahunan, tetapi menjadi momentum membangun kesadaran bersama agar budaya hidup bersih semakin mengakar di tengah masyarakat.
Ia mengapresiasi langkah Dinas Lingkungan Hidup serta PT Kuangsing Inti Makmur yang telah menghadirkan kolaborasi positif bagi Kabupaten Bungo.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup dan PT KIM atas sinergi yang luar biasa ini. Bantuan armada roda tiga dan fasilitas kebersihan merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan. Namun yang paling penting adalah membangun kesadaran masyarakat. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua. Mulailah dari hal yang paling sederhana, yaitu tidak membuang sampah sembarangan," ujar Dedy Putra.
Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati kawasan CFD. Banyak warga menilai aksi para pemimpin daerah yang ikut memungut sampah memberikan contoh nyata bahwa kepemimpinan bukan hanya terlihat di balik meja kerja, tetapi juga melalui tindakan sederhana yang memberi inspirasi.
Gerakan "Bungo Clean Up Day" menjadi bukti bahwa perubahan besar selalu diawali oleh langkah-langkah kecil. Sebuah sampah yang dipungut hari ini mungkin terlihat sepele, tetapi jika dilakukan bersama-sama, dampaknya mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan layak diwariskan kepada generasi mendatang.
Karena pada akhirnya, wajah sebuah daerah tidak hanya diukur dari megahnya pembangunan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakatnya mencintai dan menjaga kebersihan lingkungan. Dari Car Free Day di Muara Bungo, pesan itu menggema dengan jelas: Bungo yang bersih bukanlah mimpi, melainkan budaya yang dibangun bersama. (***)
Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi
E-Mail: bungoposonline@gmail.com