KURIKULUM : sistem vokasi dengan porsi praktik yang lebih besar

Anda Ingin Kuliah di Jurusan Pariwisata ? Ini Lima Perguruan Tinggi Pariwisata, Dua Diantaranya di Pulau Sumatera Lho

Posted on 2026-05-31 06:45:37 dibaca 88 kali

JAKARTA, bungopos.com - Anda ingin kuliah jurusan pariwisata ? Saat ini ada enam politeknik pariwisata yang sudah beroperasi. Berbeda dengan pendidikan akademik pada umumnya, Poltekpar mengedepankan sistem vokasi dengan porsi praktik yang lebih besar. Mahasiswa akan terbiasa belajar langsung melalui simulasi bekerja di hotel, restoran, hingga pengelolaan perjalanan wisata. Pendekatan ini membuat lulusan lebih siap kerja dan memahami kebutuhan industri sejak awal.

Tak hanya itu, Poltekpar yang dimiliki oleh Kementerian Pariwisata juga dikenal akan biaya kuliahnya yang sangat terjangkau yaitu hanya Rp2.050.000,00 per semester. Dengan biaya murah, tetapi kualitas yang diperoleh mahasiswa tidaklah murahan karena fasilitas lengkap, tenaga pengajar profesional, lingkungan akademik yang mendukung, dan tingginya peluang untuk langsung bekerja usai lulus dari Poltekpar. 

Berikut enam Politeknik Pariwisata yang bisa menjadi pilihan untuk meniti karir di industri pariwisata.

1. Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Sebagai kampus pariwisata tertua di Indonesia dan terakreditasi “UNGGUL”, Poltekpar NHI Bandung telah membangun reputasi yang kuat sejak berdiri pada tahun 1962. Kampus ini dikenal luas sebagai tempat lahirnya banyak profesional di bidang perhotelan dan pariwisata yang kini bekerja di berbagai hotel dan perusahaan ternama, baik di dalam maupun luar negeri. 

Sebut saja nama Novi Samodro yang bekerja sebagai General Manager The GAIA Hotel Bandung dan Andy Bagistav Oddek yang juga bekerja sebagai General Manager Courtyard By Marriott Bandung. Keduanya sudah malang melintang berkarir di dunia hospitality dengan terlebih dahulu mengenyam Pendidikan di Poltekpar NHI Bandung.

Lingkungan belajar di kampus ini sangat mendukung, dengan fasilitas lengkap seperti hotel praktik, restoran, serta dapur profesional yang dirancang menyerupai industri sesungguhnya. Mahasiswa tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga dibentuk sikap kerja yang disiplin dan berstandar internasional.

Pilihan program studi yang beragam, mulai dari perhotelan, kuliner, hingga perjalanan wisata, membuat mahasiswa dapat menyesuaikan minat dan rencana kariernya. Didukung jaringan alumni yang luas dan kerja sama dengan industri global, peluang kerja setelah lulus pun terbuka lebar.

Tak hanya itu, Poltekpar NHI Bandung juga telah membuka Magister (S2) Terapan Pariwisata Program Studi Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Program studi ini memadukan ilmu pariwisata dan ilmu manajemen dalam merencanakan pengembangan destinasi/aktivitas pariwisata yang terstruktur, sistematis, dan komprehensif. Usai mengenyam Pendidikan S2 ini, mahasiswa dapat berkarir sebagai perencana pariwisata, konsultan destinasi pariwisata, maupun wirausaha pariwisata.

2. Politeknik Pariwisata Bali

Politeknik pariwisata di bawah naungan Kementerian Pariwisata berikutnya adalah Politeknik Pariwisata Bali (Poltekpar Bali). Belajar di Poltekpar Bali memberikan pengalaman yang berbeda karena lokasinya berada di salah satu destinasi wisata terbaik dunia yaitu Pulau Bali. Berlokasi di Kawasan Nusa Dua di atas bukit memberikan sensasi ala resor tropis khas Bali nan menawan.

Selain itu, berkuliah di Poltekpar Bali memungkinkan terjadinya interaksi dengan wisatawan mancanegara. Hal ini wajar mengingat Bali merupakan destinasi wisata terkemuka di Indonesia yang menjadi magnet wisatawan mancanegara. Interaksi tersebut menjadi bagian dari keseharian, sehingga mahasiswa terbiasa dengan lingkungan internasional sejak dini.

Kampus ini telah berdiri sejak tahun 1978 dan terus berkembang dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari praktik hotel hingga spa dan wellness. Hal ini sejalan dengan salah satu sektor yang dikembangkan Kementerian Pariwisata melalui program Pariwisata Naik Kelas yaitu wellness tourism. Pembelajaran dilakukan secara langsung dan aplikatif, sehingga mahasiswa dapat memahami standar pelayanan global dan siap bersaing di industri pariwisata internasional.

Dengan kedekatan ke industri pariwisata kelas dunia, mahasiswa Poltekpar Bali memiliki banyak kesempatan untuk magang di hotel berbintang internasional yang banyak berada di Pulau Bali. Pengalaman ini menjadi bekal penting untuk membangun karier di industri hospitality yang kompetitif. 

Sama seperti Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali memiliki program studi pascasarjana Magister Terapan Pariwisata. Program studi ini sesuai untuk mereka yang memiliki minat dalam mengembangkan karir di bidang strategis, perencanaan, dan pengembangan sektor pariwisata. Tertarik berkuliah di Poltekpar Bali?

 

3. Politeknik Pariwisata Makassar

Di pulau Sulawesi, Kementerian Pariwisata juga menghadirkan pusat pengembangan sumber daya manusia pariwisata khususnya di Indonesia bagian timur. Inilah Poltekpar Makassar yang berperan penting dalam mendukung destinasi wisata di kawasan tersebut seperti Maros, Toraja, dan Wakatobi. 

Dengan akreditasi “BAIK SEKALI” dari BAN-PT dan 8 program studi unggulan, Poltekpar Makassar terus berinovasi melalui kurikulum berbasis industri dan fasilitas modern. Hal ini agar Poltekpar Makassar dapat mencetak lulusan berdaya saing global. Adapun dari tahun 1991 hingga 2025, Poltekpar Makassar sudah menghasilkan 6.456 orang alumni yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia bahkan dunia seperti Australia, Jerman, India, dan Amerika Serikat.

Proses pembelajaran dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung. Lingkungan kampus mendorong mahasiswa untuk aktif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja khususnya di bidang pariwisata. Mahasiswa dituntut untuk berdaya tahan tinggi dalam dinamika sektor pariwisata yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Selain itu, mahasiswa juga diajak untuk mengenali potensi wisata lokal dan berkontribusi dalam pengembangannya. Hal ini membuat lulusan Poltekpar Makassar memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam memahami karakter pariwisata Indonesia bagian timur yang unik dan terus berkembang.

Para mahasiswa maupun alumni Poltekpar Makassar juga dimudahkan dalam mencari peluang karir dengan adanya layanan bursa kerja yang dapat diakses secara daring. Jadi, tak usah bingung lagi mau bekerja di mana usai lulus kuliah di Poltekpar Makassar.

4. Politeknik Pariwisata Medan

Sebagai salah satu pusat pendidikan pariwisata di wilayah Sumatera, Poltekpar Medan memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan destinasi unggulan seperti Danau Toba. Kampus ini telah berdiri sejak tahun 1991 dan terus beradaptasi dengan kebutuhan industri pariwisata.

Mahasiswa Poltekpar Medan dibekali dengan keterampilan praktis yang sesuai dengan standar operasional internasional, mulai dari pelayanan hotel hingga pengelolaan perjalanan wisata. Fasilitas praktik yang tersedia membantu mahasiswa belajar secara langsung dalam situasi yang menyerupai dunia kerja sehingga mahasiswa tidak akan terlalu kaget ketika benar-benar berkarir di industri pariwisata nantinya.

Lokasinya yang dekat dengan destinasi pariwisata prioritas memberikan peluang bagi mahasiswa untuk terjun langsung dalam pengembangan pariwisata. Hal ini menjadi pengalaman berharga sekaligus membuka peluang karir yang lebih luas setelah lulus.

Poltekpar Medan juga memiliki program pascasarjana seperti Poltekpar NHI Bandung dan Poltekpar Bali yaitu Magister Terapan Pariwisata. Hal ini menandakan bahwa banyaknya talenta di wilayah Sumatera Utara yang memiliki minat untuk berprofesi dalam sektor pariwisata. Tertarik menjadi bagian dalam pengembangan sektor pariwisata? Langsung saja kuliah di Poltekpar Medan ya!

5. Politeknik Pariwisata Palembang

Poltekpar Palembang merupakan salah satu kampus di bawah naungan Kementerian Pariwisata yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Berlokasi di dalam area Jakabaring Sport City Palembang, menjadikan Politeknik Pariwisata Palembang berfokus pada pengembangan sport tourism dan MICE-tourism. 

Poltekpar Palembang memang baru sepuluh tahun berdiri, tetapi soal fasilitas dapat diadu dengan poltekpar senior lainnya. Mulai dari hotel praktik, kitchen, bar, mobile kitchen, mobile bar, hingga mobile laundry menjadi inovasi yang jadi keunggulan dari Poltekpar Palembang. Dengan fasilitas tersebut dan pendekatan pembelajaran yang dinamis, kampus ini terus berupaya mencetak lulusan yang siap bersaing di industri pariwisata.

Mahasiswa Poltekpar Palembang tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga didorong untuk memiliki jiwa kewirausahaan. Hal ini penting, mengingat peluang di sektor pariwisata tidak hanya sebagai pekerja, tetapi juga sebagai pelaku usaha. Mahasiswa diharapkan mampu membuka lapangan kerja melalui usaha yang mereka kembangkan di sektor pariwisata.

Bagi yang mau magang, kesempatan itu tak hanya terbatas di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Seperti salah satu alumninya yaitu Dadang Prayitno yang pernah mengikuti On Job Training selama enam bulan di Hotel Equatorial Penang, Malaysia dan saat ini berkarir di Hotel Luminor Palembang.  (***)

Editor: Arya Abisatya
Sumber: https://kemenpar.go.id/
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com