Halal bihalal Pondok Pesantren As’ad, Olak Kemang. (29/03)

Gemerlap cahaya Syawal di Olak Kemang: Ribuan Santri As’ad Larut dalam Syahdu Halal Bihalal

Posted on 2026-03-29 21:47:02 dibaca 113 kali

JAMBI, Bungopos.com — Di tepian sungai Batanghari yang tenang, sebuah simfoni rindu membuncah di Kampus Induk Pondok Pesantren As’ad, Olak Kemang. Pagi itu, 9 Syawal 1447 H, suasana tidak seperti biasanya. Ribuan santri yang baru saja menuntaskan masa liburnya kembali melangkahkan kaki ke "rumah ilmu," membawa senyum syukur dan binar mata yang penuh semangat.

Acara Halal Bihalal ini menjadi momentum istimewa. Bukan sekadar rutinitas setelah hari raya, melainkan sebuah ikatan batin yang kembali dijalin, menyatukan hati yang sempat berjarak oleh waktu.

Dawai Selawat dan Harmoni Kebanggaan

Gema selawat Nabi dari tim hadrah santri putra menjadi pembuka yang menyejukkan. Suara yang apik dan merdu, diramu melalui tata suara yang jernih di bawah kendali santun Ust. Ahmad Wahyudi, membuat setiap bait selawat meresap hingga ke relung jiwa.

Keheningan kian terasa saat Ummul Qur’an dan ayat-ayat suci Al-Qur’an dilantunkan, memayungi langit Danau Teluk dengan keberkahan. Puncaknya, semangat patriotisme membumbung tinggi saat ribuan suara menyatu menyanyikan Mars As’ad dan lagu kebanggaan Al-Hurriyah, sebuah penegasan identitas sebagai penjaga warisan ulama.

Pesan Kebangsaan dan Keteladanan

Ketua Yayasan, H. Muhammad Baiquni Haqqi, dalam kehadirannya memberikan ketenangan bagi seluruh civitas academica. Beliau menyampaikan pesan motivasi yang menghujam kalbu tentang pentingnya menjaga marwah pesantren.

> "Halal Bihalal ini adalah momentum kita untuk melepaskan segala ego dan khilaf. Kembalinya kalian ke sini bukan sekadar melanjutkan pelajaran, tapi untuk membuktikan bahwa santri As'ad adalah pelopor kedamaian dan teladan akhlak di tengah masyarakat," tutur beliau dengan penuh wibawa.

Senada dengan itu, Pimpinan Pondok Pesantren As’ad, Dra. Hj. Hidayah, menyapa para santri dengan tatapan keibuan yang teduh. Beliau menekankan bahwa libur telah usai, dan kini saatnya kembali berjihad di jalan ilmu.

> "Anak-anakku, selamat datang kembali di kawah candradimuka. Jadikan semangat Syawal ini sebagai bahan bakar untuk lebih tekun menyelami samudera turats. Ingatlah, doa guru-gurumu selalu menyertai setiap langkah kalian dalam mencari rida-Nya," ungkap Dra. Hj. Hidayah yang disambut dengan haru oleh para santri.

Haru dan Kebanggaan Majelis Guru

Kehadiran Ketua Baznas Kota Jambi kian menambah bobot acara, memberikan apresiasi atas peran strategis pesantren dalam pembangunan karakter bangsa. Di sudut lain, wajah-wajah majelis guru, dosen Ma’had Aly, dan para alumni nampak memancarkan rasa bangga yang mendalam. Mereka melihat ribuan santri ini sebagai tunas-tunas harapan yang akan meneruskan estafet perjuangan Islam di masa depan.

Makna Syariat dalam Bingkai Tradisi

Halal Bihalal di PP As’ad berdiri kokoh di atas fondasi syariat yang luhur:

 * Al-Qur’an: Manifestasi ketaatan menjaga tali persaudaraan (QS. An-Nisa: 1).

 * Hadits: Ikhtiar menjemput keberkahan usia dan rezeki melalui silaturahmi.

 * Ijma’: Kesepakatan ulama bahwa kesucian hati pasca-Ramadan harus disempurnakan dengan saling memaafkan sesama manusia (Hablum Minannas).

 * Qiyas: Diibaratkan prosesi Tahallul dalam Haji, momen ini "menghalalkan" kembali hubungan yang sempat beku menjadi aliran doa dan persaudaraan.

Di Kampus Induk As’ad, Syawal tahun ini bukan sekadar perayaan, melainkan eskalasi spiritual yang menyatukan ilmu dan adab di bawah naungan rida Illahi.(*)

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com