Foto bersama usai penyerahan secara simbolis

Jelang Idul Fitri, Wali Kota Maulana Salurkan Bantuan Cadangan Pangan Periode Februari - Maret

Posted on 2026-03-11 21:32:50 dibaca 108 kali

JAMBI, Bungopos.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Jambi menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada puluhan ribu masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di Kantor Camat Alam Barajo, Rabu (11/03/2026).

Dalam program ini, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dari Bulog serta 4 liter minyak goreng kemasan “Minyak Kita”. Menariknya, penyaluran bantuan pangan di Kota Jambi menjadi yang pertama sekaligus tercepat secara nasional.

Total bantuan tersebut disalurkan kepada 50.213 Keluarga Penerima Bantuan Pangan (KPB). Secara keseluruhan, bantuan yang didistribusikan mencapai 1.004.260 kilogram beras dan 200.852 liter minyak goreng.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa bantuan pangan ini sangat penting bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi kebutuhan menjelang Idul Fitri. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Pangan adalah kebutuhan dasar yang sangat vital. Jika kebutuhan pangan tidak terpenuhi dengan baik, maka berbagai aspek kehidupan seperti kesehatan, pendidikan hingga produktivitas ekonomi masyarakat juga akan terganggu,” ujar Maulana.

Ia mengatakan, Pemkot Jambi telah menginstruksikan jajaran terkait agar penyaluran bantuan dilakukan sebelum Idul Fitri agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar bantuan ini dibagikan sebelum Idul Fitri. Alhamdulillah, Kecamatan Alam Barajo menjadi yang pertama,” katanya.

Maulana menargetkan sekitar 20 persen masyarakat Kota Jambi yang menerima bantuan tersebut tidak perlu lagi membeli beras dan minyak goreng menjelang Lebaran.

“Dengan adanya bantuan ini, masyarakat bisa mengalihkan pengeluaran untuk kebutuhan lain menjelang Idul Fitri,” jelasnya.

Selain bantuan pangan dari pemerintah, Pemkot Jambi juga telah menyalurkan berbagai program bantuan lainnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan program Corporate Social Responsibility (CSR).

Ia menyebutkan, selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, sekitar 80 ribu paket sembako telah disalurkan kepada masyarakat. Jika digabungkan dengan bantuan pangan pemerintah, total bantuan yang telah didistribusikan mencapai sekitar 130 ribu paket sembako.

“Artinya lebih dari 50 persen, atau sekitar 55 persen warga Kota Jambi dalam menghadapi Idul Fitri tidak perlu lagi membeli beras,” ungkap Maulana.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga mengingatkan para camat dan lurah agar tetap siaga di wilayah masing-masing selama momentum Idul Fitri.

“Camat wajib standby di wilayahnya. Mulai H-3 Idul Fitri tidak diperbolehkan mematikan ponsel atau meninggalkan wilayah terlalu jauh,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Manager SCPP Bulog Jambi, Ahmad Muzajjad Faqihudin, mengungkapkan bahwa Provinsi Jambi saat ini menjadi daerah tercepat dalam penyaluran bantuan pangan secara nasional.

Berdasarkan data dashboard penyaluran Bantuan Pangan Nasional, Provinsi Jambi menempati posisi pertama dengan persentase penyaluran sekitar 2 persen. Posisi tersebut diikuti Bali sebesar 0,9 persen dan Jawa Timur sebesar 0,2 persen.

“Ini menunjukkan bahwa Jambi menjadi daerah yang paling cepat dalam menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, percepatan penyaluran bantuan ini juga berdampak langsung terhadap stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

“Dengan bantuan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter, setidaknya selama dua minggu masyarakat tidak perlu membeli beras dan minyak di pasar. Hal ini secara langsung membantu menjaga stabilitas harga pangan,” jelasnya.

Terkait ketersediaan stok, Bulog memastikan kondisi pangan di wilayah Jambi masih dalam keadaan aman.

“Stok beras Bulog saat ini sekitar 8.000 ton, sedangkan minyak goreng sekitar 700 ton yang terus disalurkan ke pasar-pasar guna menjaga stabilitas harga,” katanya.

Program bantuan pangan ini merupakan hasil sinergi antara Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik, serta Kementerian Sosial dalam pemutakhiran data penerima bantuan agar penyaluran tepat sasaran.

Dengan penyaluran bantuan tersebut, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, mengendalikan inflasi pangan, serta memperkuat ketahanan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN).

Kegiatan penyerahan bantuan ini juga dihadiri jajaran Pemerintah Kota Jambi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Ketua RT, serta masyarakat penerima bantuan. (*)

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com